Selasa, 07 September 2010   28. Ramadhan 1431
Baner

Pengunjung

Ada 8 Tamu online
mod_vvisit_counterHari ini37
mod_vvisit_counterKemarin726
mod_vvisit_counterMinggu ini1940
mod_vvisit_counterBulan ini4314
mod_vvisit_counterTotal96658

Hari ini: 07 Sep 2010

YM: admhidayatullah

sumber: bmg.go.id

Assalamu'alaikum wr.wb
Bagi DPD atau Pengurus Hidayatullah yang ingin mempunyai e-mail dari domain hidayatullah.or.id dengan account e-mail Sebagai berikut:

1.dpd_namadpd@hidayatullah.or.id  Contoh: dpd_bekasi@hidayatullah.or.id *
2.nama_pengurus@hidayatullah.or.id  Contoh: hamba_allah@hidayatullah.or.id **
silahkan kirimkan data DPD/diri anda ke e-mail: admin@hidayatullah.or.id.

Adapun data yang harus anda kirimkan adalah:
1.Nama DPD*
2.Nama lengkap anda**
3.Alamat e-mail yang di inginkan**
4.Alamat e-mail anda untuk konfirmasi (harus ada dan valid)
5.ID Code:kata kunci jika anda lupa password (minimal tiga karakter)**

Adapun Fasilitas yang diberikan untuk e-mail hidayatullah.or.id adalah:
1. Kapasitas yang cukup besar yaitu 6 GB.(6000 MB)
2. Aman dari Virus.
3. Lebih Cepat dalam proses Attachment (melampirkan file)
4. Didukung Pilihan bahasa (+- 40 bahasa)
5. Penjawab Pesan otomatis saat liburan
6. Dapat di links dengan account e-mail yang lain sehingga terintegrasi.
7. Label dan filtering
8. POP dan IMAP
9. Chatting
10.Dan lain-lain silahkan anda berexplorasi.

Syarat penggunaan dan kebijakan dari mail.hidayatullah.or.id:

1. Penyalahgunaan account e-mail yang dilakukan merupakan tanggung jawab sendiri pengguna free account di Mail.hidayatullah.or.id
2. Pengguna tidak diperbolehkan menggunakan account e-mail untuk tujuan spam, email bomb, mail virus, email carding dan sejenisnya.
3. Jika lupa password anda harus mempunyai ID Code, tanpa kode tersebut mail.hidayatullah.or.id tidak akan pernah memberikan password anda yang baru.**
4. Mail.hidayatullah.or.id berhak menghapus Account e-mail anda jika diketahui disalahgunakan.

Wassalamu'alaikum wr.wb


admin@hidayatullah.or.id

Catatan:

*  Berlaku Untuk DPD (Lembaga)
** Berlaku Untuk Pengurus (Personal)

article thumbnail Membangun Karang Bugis
Kamis, 12 Februari 2009 | Admin

Sekembali  dari Makassar mengurus perkaranya, oleh Kejaksaan di Makassar, lewat keterangan Bapak Kinu Marola, SH yang bertugas di Kejaksaan Tinggi Sulsel bahwa  perkara itu dianggap sudah...

Baner
Poko-pokok Pikiran, Kiprah dan Perjuangan Ustad Abdullah Said Pendiri Hidayatullah Kini akan ditampilkan di Hidayatullah.or.id Ikuti terus Kisah Perjalannanya hanya di sini.
07
Mar
2009
Memanfaatkan Rawa-rawa menjadi Lahan produktif PDF Cetak E-mail
Mesin Pembangunan
Ustadz Abdullah Said, sebagai seorang pemimpin yang tidak pernah berhenti berfikir, terutama didalam memikirkan kondisi kampus yang nampaknya masih sangat perlu pembenahan, segera memobilisir tenaga untuk menggarap rawa-rawa yang ada disebelah timur danau menjadi tempat yang produktif. Untuk mengerjakan proyek besar ini anak-anak santri diliburkan selama hampir 3 bulan. Pekerjaan dimulai pada Hari Selasa  2 Juli 1985. Tenaga dibagi menjadi 4 kelompok, masing-masing kelompok terdiri dari 20 orang. Pimpinan kelompok  adalah 1. Puang Baking 2. Pak Wakiyo 3. Pak Manandring AG 4. Pak Muhammad Amin Abdul Fattah. Bekerja dari jam 06.00 sampai jam 11.30 sehingga sarapan dilakukan di tempat kerja. Pekerjaan ini dikomdani oleh Pak Abdul Mannan El-Kindy.
Semua nampak bersemangat bekerja karena mulai dari Pimpinan, Ustadz Abdullah Said, Pimpinan Proyek, Abdul Mannan El-Kindy, Ketua-ketua kelompok semua turun bekerja dengan sunguh-sunguh. Rawa-rawa itu   dibuat semacam parit-parit kecil. Tanahnya dinaikkan membentuk  pematang. Antara parit yang satu dengan yang lainnya membentuk onggokan tanah yang kelak menjadi sebuah bedengan yang memanjang.
                 
Namun setelah selesai digarap selama 2 bulan 23 hari. Bedengan-bedengan itu tidaklah serta merta dapat ditanami karena tingkat keasaman (pH)-nya sangat tinggi, mencapai 4 dan 5. Orang yang berpengalaman soal  tanah mengatakan bahwa hanya teh yang bisa tumbuh. Memerlukan waktu puluhan tahun untuk dapat ditanami secara normal. Namun setelah dibalik-balik tanahnya sehingga kena sinar matahari, dikapuri dan ditimbuni pupuk kandang, akhirnya tanah tersebut dalam waktu yang relatif singkat dapat menjelma menjadi lahan yang walaupun tidak terlalu subur tapi sudah dapat menghasilkan sayur-sayuran dan beberapa tanaman lain.
Lahan yang nampak indah sekali kalau dilihat dari udara akhirnya dibongkar dengan alat-alat berat oleh Ustadz Abdurrahman untuk dibangun sebuah gedung perpustakaan yang akan dibantu oleh Kuwait, namun bantuan itu tidak jadi turun. Tapi walaupun gedung perpustakaan itu tidak jadi dibangun setelah galian disekitarnya dibersihkan menjadikah  danau kedua yang kelihatan indah.

Komentar (0)Add Comment

Tulis komentar.
Perkecil | Perbesar

busy