Ketua Dewan Pertimbangan Hidayatullah Dr Abdul Mannan Berpulang ke Rahmatullah

DEPOK (Hidayatullah.or.id) — Innalillahi wainnailaihi rajiun. Segenap keluarga besar Hidayatullah berduka. Ketua Dewan Pertimbangan Hidayatullah, Dr Abdul Mannan, berpulang ke Rahmatullah. Ketua Umum DPP Hidayatullah dua periode (2005-2015) itu meninggal dunia pada 8 Ramadhan 1442 Hijriyah sekitar pukul 17.00 WIB di RS Mitra Keluarga Depok, Jawa Barat.

“Innalillahi wa inna ilaihi roji’un. Baru saja kembali kepada Allah, Ayahanda saya Bapak Abdul Mannan. Semoga Allah mengampuni dosa beliau.

Mohon kerelaan jama’ah Hidayatullah untuk memaafkan kesalahan beliau selama hidup. Terima kasih banyak atas kasih sayang jamaah semua kepada Ayah saya selama ini. Jazakumullah khairan katsira,” ujar salah seorang putra almarhum, Muhammad Sulthon kepada jamaah Hidayatullah di Depok, Jawa Barat, melalui WhatsApp pada Selasa sekitar pukul 16.45 WIB.

Kabar tersebut sontak saja membuat warga, santri, ustadz, dan jamaah Hidayatullah, mulai dari jajaran Dewan Pengurus Pusat (DPP), Dewan Pengurus Wilayah (DPW), Dewan Pengurus Daerah (DPD), Dewan Pengurus Cabang (DPC), Dewan Pengurus Ranting (DPRa), hingga di berbagai organisasi pendukung, lembaga-lembaga, amal usaha, yayasan, dan sebagainya, diliputi duka.

Di Kampus Induk Hidayatullah UmmulQura Balikpapan, Kalimantan Timur, suasana duka juga menyelimuti. Kabar berpulangnya Ustadz Abdul Mannan diterima para pengurus Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah UmmulQura tepat jelang waktu shalat maghrib dimulai.

Selepas shalat maghrib berjamaah di Masjid Ar-Riyadh, Ketua YPPH Balikpapan Hamzah Akbar naik ke podium menyampaikan secara singkat kabar duka tersebut kepada seluruh jamaah.

“Innalillahi wainna ilaihi rajiun. Baru saja kita mendapatkan kabar duka, orangtua kita Ustadz Dr Abdul Mannan… Beliau telah berpulang ke Rahmatullah tadi,” ujarnya.

Bakda isya, Hamzah Akbar kembali naik ke podium menyampaikan kabar lanjutan terkait proses pemakaman Dr Abdul Mannan.

Berdasarkan informasi yang diterima, almarhum dikebumikan dan dishalatkan di Depok, tak jauh dari kediamannya.

Semasa hidup, Dr Abdul Mannan dikenal sebagai salah seorang tokoh Hidayatullah yang tegas dan kerap memotivasi para jamaah dan kadernya.

Pria asal Gresik, Jawa Timur ini juga tercatat sebagai Pembina Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah Depok dan Pendiri sekaligus Ketua pertama Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Hidayatullah Depok.

Selain itu, almarhum juga dikenal rajin membaca dan menulis buku. Buku teranyarnya yang sempat diterbitkan beberapa waktu lalu berjudul “Era Peradaban Baru” yang diterbitkan PT Mulia Mandiri.

“Satu hal yang jangan sampai lepas dari diri kita adalah shalat fardhu berjamaah di awal waktu, shalat lail setiap malam, tadabbur al-Qur’an, dan wirid pagi sore malam,” di antara pesan Abdul Mannan yang viral di kalangan Hidayatullah.*/Syakur