Hidayatullah Sesalkan Buku “Pacaran Sehat”

Sampul buku Penjaskes "pacaran sehat" terbitan Kemendikbud / net

Sampul buku Penjaskes “pacaran sehat” terbitan Kemendikbud / net

Hidayatullah.com -– Ketua Departemen Pendidikan Pimpinan Pusat Hidayatullah, Ali Imron, M.Ag mengatakan, secara khusus Departemen Pendidikan PP Hidayatullah sudah bisa mengendalikan kasus beredarnya Buku Pendidikan Jasmani dan Kesehatan bagi siswa SMA/MA/SMK kelas XI yang berisi ilustrasi “Pacaran Sehat”.

Dia pun menyesalkan beredarnya buku panduan pendidikan jasmani dan kesehatan yang dinilai naif tersebut. Dari awal hingga saat ini internal Hidayatullah tidak menggunakan buku panduan Penjaskes yang dibuat Kemendikbud tersebut.

Imron telah melakukan pemantauan dengan menghubungi seluruh pengurus lembaga pendidikan Hidayatullah di berbagai wilayah. Dan ternyata mereka menyatakan tidak menggunakan buku panduan itu.

“Untuk buku Pendidikan Jasmani dan Kesehatan rata-rata Hidayatullah di wilayah tidak memakai,” kata Imron kepada Hidayatullah.com, saat dikonfirmasi terkait dengan beredarnya buku Penjaskes, Ahad (12/10/2014) sore.

Secara umum, Imron menyatakan, kekecewaannya terhadap terbitnya buku Penjaskes yang mengajarkan “Pacaran Sehat” itu. Ternyata buku panduan untuk kurikulum 2013 dari Kemendikbud yang basisnya religius karakter belum bisa diwujudkan sampai sekarang.

“Sangat disayangkan sekali buku panduan seperti itu bisa terbit dan beredar,” kata Imron.

Imron menuturkan, Hidayatullah telah melakukan kerjasama dengan lembaga lain, seperti Jaringan Sekolah Islam Terpadu DKI Jakarta, serta menggandeng Majelis Ulama Indonesia untuk melakukan somasi dan perbaikan buku itu, dan semua telah menyepakatinya.

“Kita sudah kontak-kontakan dengan JSIT DKI Jakarta,” kata Imron. (hic/hio)

Subscribe

Masukkan alamat email pada kolom bawah ini untuk mendapatkan pembaharuan artikel terkini www.Hidayatullah.or.id langsung di email Anda.