Akademi Benaa Internasional untuk Kaderisasi Ulama Gandeng Hidayatullah

Prof Jamal Abdul Sattar, Pimpinan Akademi Benaa Internasional untuk Kaderisasi Ulama bersama Ust Nashirul Haq, Ketua Umum DPP Hidayatullah // Foto: DPP Hidayatullah

Prof Jamal Abdul Sattar, Pimpinan Akademi Benaa Internasional untuk Kaderisasi Ulama bersama Ust Nashirul Haq, Ketua Umum DPP Hidayatullah // Foto: DPP Hidayatullah

Hidayatullah.or.id – Terkesan dengan kualitas keilmuan dan akhlaq seorang kader Hidayatullah yang sedang menjalani pendidikan di lembaga ini, Pimpinan Akademi Benaa Internasional di Istanbul mengajak Hidayatullah melaksanakan berbagai program ilmiah dan pendidikan bersama.

“Jaringan nasional yang luas dan fikrah Hidayatullah ini sangat berharga bagi menyebarluaskan Rahmat Allah berupa da’wah Islam,” kata Prof. Jamal Abdul Sattar, Pimpinan Akademi Benaa Internasional yang didirikan oleh Rabithah Ulama Ahlus Sunnah.

Ketua Umum Ust. Nashirul Haq yang memimpin delegasi Dewan Pengurus Pusat Hidayatullah menyatakan, “Kami berbesar hati dan siap menyambut ajakan mulia ini”.

Akademi Benaa Internasional merupakan sebuah lembaga pendidikan setingkat S2 dan S3 yang memberikan beasiswa penuh kepada kader-kader ulama dari berbagai negara, selama lima tahun masa pendidikan.

Pemberian ijazah Master dan Doktor dilakukan lewat kerja sama dengan tiga universitas: Universitas Tripoli, Lebanon; Universitas Internasional Afrika, Sudan; dan Universitas Islam Internasional, Malaysia.

Di luar program akademik reguler, Akademi ini juga menekankan materi-materi pendidikan kepemimpinan ulama. Termasuk diantaranya dasar-dasar manajemen organisasi, keuangan, komunikasi, diplomasi internasional, sains, psikologi massa dan sebagainya.

Awalnya, lembaga ini berlokasi di Kairo. Namun setelah kudeta militer yang mengakibatkan jatuhnya pemerintahan Presiden Muhammad Mursi, Juni 2013, para ulama yang mengelola Akademi ini memutuskan hijrah ke Istanbul.

“Akademi ini bukan hanya bermaksud menghasilkan ulama, tetapi dengan memohon pertolongan Allah, ingin menghasilkan ulama yang mampu memimpin para ulama,” jelas Prof. Jamal Abdul Sattar. Karena menurutnya, salah satu sebab kelemahan umat Islam yang jumlahnya semakin besar ini ialah lemahnya kepemimpinan ulama.

Dalam pertemuan sesudah solat Jum’at di ruang Pimpinan Akademi itu, pihak Akademi Benaa menawarkan lebih banyak lagi kader ulama Indonesia dididik di lembaga ini dengan beasiswa penuh.

Selain itu, Akademi Benaa juga mengajak Hidayatullah melakukan program kursus keulamaan jangka pendek dalam durasi 2-3 bulan.
Pihak Akademi Benaa juga siap menyambut undangan untuk melaksanakan berbagai daurah (kursus) da’wah dan tarbiyah di Indonesia.

Ya Allah, jagalah keikhlasan dan ketaqwaan para ulama kami, lahirkanlah lebih banyak lagi generasi ulama pewaris Nabi yang baru dari rahim-rahim para ibu kami yang suci.* (Hidayatullah.or.id)

Subscribe

Masukkan alamat email pada kolom bawah ini untuk mendapatkan pembaharuan artikel terkini www.Hidayatullah.or.id langsung di email Anda.