Kunjungan BMH ke Markas Organisasi Kemanusiaan Terbesar di Turki

Delegasi BMH dan DPP Hidayatullah di Markas Besar IHH Humanitarian Relief Foundation, Istanbul Foto DPP Hidayatullah

Delegasi BMH dan DPP Hidayatullah di Markas Besar IHH Humanitarian Relief Foundation, Istanbul // Foto: DPP Hidayatullah

Hidayatullah.or.id – Sudah sejak Tsunami 12 tahun silam sama-sama berkhidmat di Aceh, baru sekarang Allah izinkan Baitul Maal Hidayatullah (BMH) berkunjung ke markas IHH Humanitarian Relief Foundation, organisasi kemanusiaan swadaya masyarakat terbesar di Turki.

Chief Executive Officer BMH Ust. Wahyu Rahman menjelaskan, “Kunjungan ke markas IHH ini sangat penting untuk memetik pelajaran bagaimana yayasan seperti ini bisa mengurus amal shalih di lebih 100 negara secara massive, rapi dan istiqamah serta tetap amanah”.

CEO BMH ketika berkunjung ke markas IHH didampingi oleh delegasi Dewan Pengurus Pusat Hidayatullah yang dipimpin oleh Ketua Umum Ust. Nashirul Haq. Mereka diterima oleh Munawwar Hussein, Kordinator IHH untuk Wilayah Asia Selatan dan Timur.

“Kami sangat merasa terhormat atas kunjungan BMH dan Hidayatullah, terima kasih banyak,” kata Munawwar, pemuda berkebangsaan Bangladesh ini.

Dalam kunjungan ini dibicarakan berbagai kemungkinan kerja sama antara BMH dan IHH. Munawwar menyatakan terkesan pada jaringan sekolah dan pesantren Hidayatullah yang berjumlah 315 di seluruh Indonesia.

Secara terus terang Munawwar menjelaskan, kendala yang paling dirasakan oleh IHH dalam kinerjanya di Indonesia selama ini adalah masih kurangnya kemampuan organisasi-organisasi mitra dalam menyampaikan laporan yang cepat, rinci, rapi dan bisa dipertanggungjawabkan.

“IHH adalah organisasi masyarakat yang sangat disorot di Turki bahkan di dunia. Karenanya para mitra organisasi harus mampu menyampaikan laporan amanah sesuai standar yang kami tetapkan,” jelas Munawwar.

BMH dan IHH bersepakat menjalin terus komunikasi dan silaturrahim, serta menjajaki kemungkinan kerja sama.
“BMH menilai pengalaman dan kinerja yang selama ini telah digeluti in syaa Allah memberi peluang kerja sama itu,” simpul Ust. Wahyu.

Lebih 80 Ribu Yatim

IHH menyantuni lebih dari 80 ribu anak yatim di seluruh dunia, sekitar 20 ribu diantaranya di Jalur Gaza. Termasuk ratusan anak yatim korban Tsunami Aceh yang tahun lalu belasan diantaranya selesai pendidikan S1.
Di Suriah IHH yang mengerahkan lebih dari 700 orang staf dan relawan menanggung makan tiga kali sehari untuk puluhan ribu pengungsi setiap hari, membangun rumah-rumah singgah, ribuan tenda, menyediakan keperluan musim dingin, serta membangun pabrik-pabrik roti dan membebaskan para tawanan.

November 2015 lalu, salah satu pabrik roti IHH, di Saraqib, Suriah Utara, yang setiap hari memberi makan ribuan pengungsi, dibom oleh pesawat tempur Rusia yang mendukung rezim Assad.

Bukan sekali itu pekerjaan IHH diganggu dengan kekerasan. Mei 2010, kapal Mavi Marmara yang dikordinasi IHH dan beberapa organisasi Eropa dan Timur Tengah, bersama lima kapal lainnya berangkat bawa sekitar 10 ribu ton bantuan kemanusiaan.

Di tengah perairan internasional di Laut Tengah Mavi Marmara dan kapal-kapal itu diserang oleh armada bajak laut zionis israel. Sepuluh relawan IHH terbunuh, 50 orang relawan dari berbagai negara luka-luka ditembaki, lebih dari 600 relawan lain dari 30 negara disekap, disiksa, dan sempat dipenjara.

Zionis Israel berusaha melakukan kampanye hitam terhadap IHH, gagal. Sebaliknya IHH malah berhasil mendorong pejabat-pejabat Zionis Israel diproses di pengadilan berbagai negara termasuk International Criminal Court di The Hague.

Di Afrika IHH membangun puluhan masjid, melakukan operasi katarak gratis untuk ribuan warga lanjut usia, membuat sumur-sumur air minum di puluhan desa.

Di Mindanao, di Uighur Xinjiang, di Turkmenistan, di Kashmir, bahkan di Haiti, IHH selalu mengulurkan tangan menyampaikan amanah dari para donatur bukan saja dari Turki tapi juga dari berbagai negara lainnya.

Di Mindanao IHH menjadi salah satu pihak independen yang diminta ikut mengawasi proses perdamaian antara pemerintah Filipina dan Mujahidin.

Semoga Allah jaga keikhlasan para pengurus dan relawan IHH, dan Allah satukan IHH dan BMH dalam satu shaf amal fii Sabiilillah yang Allah ridhai.*

Subscribe

Masukkan alamat email pada kolom bawah ini untuk mendapatkan pembaharuan artikel terkini www.Hidayatullah.or.id langsung di email Anda.