Cabang Pertama Posdai Hidayatullah Diresmikan

whatsapp-image-2016-11-28-at-11-50-15 whatsapp-image-2016-11-28-at-12-28-02 whatsapp-image-2016-11-28-at-12-28-46Hidayatullah.or.id – Gerakan dakwah harus melahirkan masyarakat yang terbimbing dan terpimpin. Pesan itu disampaikan Direktur Posdai Pusat Ust Ahmad Suhail ketika saat melantik pengurus cabang Posdai Hidayatullah Batam.

Posdai Cabang Kota Batam merupakan cabang Posdai yang pertama kali diresmikan.

“Insyaa Allah, di bulan Desember ada dua cabang yang akan diresmikan yaitu Posdai Jawa Timur dan Makassar,” ujar ustadz Agung Trana Jaya yang juga hadir dan membacakan SK pengurus Posdai Batam.

Posdai akan terus mengembangkan jaringan agar gerakan dakwah sebagai mainstream Hidayatullah dapat mencapai tujuannya.

Pada peresmian ini ustadz Ahmad Suhail melantik ustadz Ahmad Hanafi Taher, M.pd.I sebagai kepala cabang posdai Kota Batam, ustadz M.Nurman Ardiansyah sebagai sekretaris dan ustadz Muhammad Maulana sebagai bendahara. Pelantikan ini diselenggarakan di aula kampus Hidayatullah Kota Batam.

Pelantikan ini juga dihadiri oleh beberapa pengurus pusat Hidayatullah diantaranya ustadz ir. Khairil Baits (ketua bidang organisasi), ustadz H. Jamaluddin Noor (ketua bidang kerjasama antar lembaga) sekaligus perintis Hidayatullah Kota Batam dan ustadz Shohibul Anwar (ketua bidang dakwah Hidayatullah).

Pelantikan ini dilanjutkan dengan dauroh muallim (pelatihan guru al-Qur`an) grand MBA (gerakan dakwah mengajar dan belajar Al-Qur`an) yang merupakan program utama yang akan diankat oleh posdai Hidayatullah Batam. Dauroh muallim ini dihadiri oleh 30 orang da’i dan guru dari Kota Batam dan sekitarnya seperti Bintan, Karimun dan Lingga.

Selenggarakan Dauroh Muallim Grand MBA

“Grand MBA adalah gerakan membangun masyarakat dengan Al-Qur`an, dimulai dari pengentasan buta huruf dan buta makna Al-Qur`an, dilanjutkan dengan membentuk komunitas-komunitas majelis Al-Qur’an Hidayatullah untuk pembinaan selanjutnya”. Hal tersebut dikemukakan oleh ustadz Agung Trana jaya sebagai instruktur dauroh Muallim Grand MBA Hidayatullah Kota Batam.

Grand MBA adalah kependekan dari gerakan dakwah mengajar dan belajar Al-Qur`an. Gerakan ini merupakan program nasional yang digagas oleh Hidayatullah. Fokus dari gerakan ini adalah pengajaran Al-Qur`an, dimulai dari membaca, memperbaiki bacaan (tahsin) hingga melatih untuk bisa memahami Al-Qur`an dan membaca kitab gundul.

Gerakan ini mengambil spirit dari surat Ali Imran ayat 79:tidak wajar bagi seseorang manusia yang Allah berikan kepadanya Al Kitab, Hikmah dan kenabian, lalu Dia berkata kepada manusia: “Hendaklah kamu menjadi penyembah-penyembahku bukan penyembah Allah.” akan tetapi (dia berkata): “Hendaklah kamu menjadi orang-orang rabbani, karena kamu selalu mengajarkan Al kitab dan disebabkan kamu tetap mempelajarinya.

Lahirnya generasi rabbani adalah dengan mengajarkan Al-Qur`an dan mempelajarinya. Itulah pesan inti dari ayat di atas. Penempatan kata mengajar terlebih dahulu baru kemudian mengajar mengandung arti bahwa jika kita ingin belajar dengan sungguh-sungguh maka kita harus mengajar karena belajar tentu akan menjadi kebutuhan pokok bagi para pengajar.

Pada Dauroh Muallim ini dibahas tentang bagaimana metode mengajarkan Al-Qur`an dengan benar. Buku-buku paket Grand MBA juga ikut dibedah. Grand MBA saat ini memiliki beberapa buku paket, diantaranya buku 8 jam terampil membaca Al-Qur`an, buku bimbingan tahsin Al-Qur`an (2 jilid) dan buku terampil menerjemah Al-Qur`an dan membaca kitab gundul (6jilid).

Dauroh muallim ini dihadiri oleh 30 orang da’i dan guru dari Kota Batam dan sekitarnya seperti Bintan, Karimun dan Lingga. Di akhir dauroh muallim ini dibentuk kepengurusan majelis Al-Qur`an Hidayatullah kota Batam dan ustadz Muhammad Yahya ditetapkan sebagai ketua. */ Abu Fikar

Subscribe

Masukkan alamat email pada kolom bawah ini untuk mendapatkan pembaharuan artikel terkini www.Hidayatullah.or.id langsung di email Anda.