Hidayatullah Sulsel Bentuk Jaringan Majelis al-Qur`an

image001 image003 image005Hidayatullah.or.id – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Hidayatullah Sulawesi Selatan menyelenggarakan upgrading dai di Villa Tanjung Palette, Kabupaten Bone, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) selama 2 hari pada tanggal 24-26 Januari 2017 lalu.

Kegiatan ini diikuti oleh 51 orang dai yang merupakan perwakilan dari 17 daerah tingkat dua se Sulawesi Selatan.

Upgrading dai kali ini memiliki arti penting bagi perjalanan dakwah yang diemban oleh dai-dai Hidayatullah di Sulawesi Selatan.

Dalam kesempatan itu, Posdai Sulawesi Selatan dan jaringan Majelis Qur`an Hidayatullah Sulawesi Selatan dibentuk.

Penyerahan SK Pengurus Posdai oleh Pembina Posdai, Ustadz Shohibul Anwar, kepada Ketua Posdai Sulawesi Selatan Ustadz Sumariadi.

Dalam SK yang dibacakan oleh Sekretaris Posdai Pusat Ustadz Agung Trana Jaya susunan pengurus Posdai Sulawesi Selatan adalah sebagai berikut: Pengawas Ustadz Safruddin, Ketua Ustadz Sumariadi, Sekretaris Ustadz Irfan Yahya, dan Bendahara Ustadz Muhammad Restu Yama.

Posdai merupakan amal usaha organisasi dengan tugas utamanya menjalankan program-program dakwah secara professional. Ada beberapa program fokus yang saat ini sedang berjalan di tingkat pusat yaitu Grand MBA, Sekolah Dai, Sahabat Muallaf dan training Super Life Revolution.

Untuk menyukseskan program Grand MBA, pada upgrading da’i kali ini Ketua Majelis Al-Qur`an Hidayatullah (MQH) Ustadz Agung Trana Jaya mensosialisasikan buku panduan MQH sebagai panduan menggerakkan program Grand MBA. MQH sendiri merupakan lembaga di bawah naungan Posdai yang fokus menggerakan Grand MBA.

FOTO Penyerahan buku panduan buku-buku paket Grand MBA oleh Ustadz Agung Trana Jaya (ketua MQH Pusat) kepada Ustadz Mardhatillah (ketua DPW Hidayatullah Sulsel).

Dalam rangka menngawal program-program dakwah terutama Grand MBA, upgrading dai kali ini juga berhasil membentuk jaringan MQH se-Sulawesi Selatan dengan struktur sebagai berikut:

Murobbi MQH wilayah terdiri dari 3 orang yakni Ustadz Khairunnas Ibnu Misjaya, M.Pd.I, Ustadz Ahmad Anshor Al-Hafidz, dan Ustadz Abdul Majid

Adapun jaringan muallim MQH daerah diantaranya yaitu Daerah Makassar diketuai oleh Ustadz Abdul Haris, Kabupaten Bone Ustadz Hamzah Sulthon, Kabupatem Luwu Timur Ust. Najamuddin, S.Pd.I, Kabupaten Luwu Utara Ust. Ilham Syawal, S.H.I, Kabupaen Palopo Ust. Ahmad Sabil, S.H.I, S,Pd.I.

Kemudian Kabupaten Luwu dikoordinatori oleh Ust. Syamsuddin, S.Pd.I, Kabupaten Enrekang Ust. Irwan, M.Pd.I, Kabupaten Pinrang Ust. Minhajuddin, Kota Parepare Ust. Abdul Malik, S.H.I, Kabupaten Sidrap Ust. Abdul Samad, SE, S.Pd, Kabupaten Wajo Ust. Lukman, S.Pd.I.

Selanjutnya Kabupaten Soppeng oleh Ust. Ir.H. Arif, Kabupaten Barru Ust. Muhammad Arif, S.H.I, Kabupaten MarosUst. Burhanuddin,M.Pd, Kabupaten Gowa Ust. Ashaabul Kahfi, S,Pd.I, Kabupaten Jeneponto Ust. Armin, S.H.I, dan terakhir Kabupaten Bulukumba di bawah koordinator Ust. Muhammad Syahrir. (atj/hio)

Subscribe

Masukkan alamat email pada kolom bawah ini untuk mendapatkan pembaharuan artikel terkini www.Hidayatullah.or.id langsung di email Anda.