Walikota dan Wakil Saksi Nikah Mubarak Hidayatullah Makassar

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

MAKASSAR (Hidayatullah.or.id) – Walikota Makassar Muhammad Ramdhan Pomanto atau karib disapa Danny menjadi saksi acara pernikahan massal mubarak yang digelar di Bumi Tamalanrea Permai (BTP) Kampus Pondok Pesantren Hidayatullah Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (4/11/2017).

Tampak juga saksi lainnya dari pernikahan massal ini yakni Wakil Walikota Makassar Syamsu Rizal atau kerap disapa Deng Ical serta pengasuh Ponpes Hidayatullah Makassar Abdul Aziz Qahar Muzakkar serta beberapa ulama-ulama Kota Makassar.

Dalam sambutannya, Walikota Danny mengaku turut berbahagia. Katanya, nikah massal ini tentunya menjadi langkah baik guna menghindarkan seseorang dari yang namanya kumpul kebo.

Dia menyebutkan, dari hasil survei, 99,9% seseorang menemukan kebahagiaan yang sesungguhnya setelah menikah.

“Namun kenyataan di lapangan menunjukkan masih banyak pasangan yang sudah niat namun tidak mampu untuk melangsungkan pernikahan. Karena mahalnya uang panaik atau mahar seorang wanita,” ucapnya setengah berseloroh.

Danny pun berpesan kepada 9 pengantin ini agar selalu bersyukur kepada Allah SWT dengan menjaga pernikahan sampai akhir hayat tanpa perceraian.

“Doa buat penjenengan pasangan pengantin semoga pernikahan ini menjadi berkah, selalu bersyukur kepada Allah SWT dan Selalu menjadi keluarga yang Sakinah, Mawaddah, Warahmah,” pesan Danny.

Nikah massal ini juga bertujuan sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap masyarakat Kota Makassar yang kali ini terkhusus untuk para santri yang ingin menikah.

Kebahagiaan yang tak terkira terpancar dari wajah 9 pasangan yang ikut dalam pernikahan Mubarak Hidayatullah Makassar, di Bumi Tamalanrea Permai (BTP).

Salah seorang peserta mengaku tidak menyangka akhirnya dapat melangsungkan pesta pernikahan tanpa mengeluarkan biaya sepeserpun.

“Alhamdulillah, senang sekali akhirnya mimpi saya untuk dapat menikah terwujud. Saya berterima kasih kepada Pondok Pesantren Hidayatullah yang sudah mengadakan nikah massal gratis ini. Doakan kami semoga jadi keluarga yang Sakinah, Mawadah dan Warahmah,” ucap salah satu pasangan usai prosesi akad nikah.

Aziz Qahar selaku pembina pondok dalam sambutannya di hadapan tamu hadirin dan mempelai pengantin mengungkapkan pernikahan yang diadakan Pesantren Hidayatullah ini merupakan pernikahan yang syari dan ekonomis.

“Secara ekonomi, memang pernikahan ini tergolong murah. Namun secara mahar dan kualitas, ini pernikahan yang paling termahal,” katanya.

Aziz Qahhar, sapaan akrab bakal calon wakil gubernur yang mendampingi Nurdin Halid (NH) ini mengungkapkan, inilah pernikahan yang paling termurah di Sulawesi Selatan, tetapi bukan murahan.

Sebab, kata ustadz Aziz Qahhar, pernikahan ini bukan sembarangan pernikahan, melainkan pernikahan yang melewati proses syariah yang begitu panjang, sebagai mana anjuran Nabi Muhammad Salallahu Alaihi Wassalam. (ybh/hio)

Subscribe

Masukkan alamat email pada kolom bawah ini untuk mendapatkan pembaharuan artikel terkini www.Hidayatullah.or.id langsung di email Anda.