Abbas Usman Pimpin SAR Hidayatullah

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

BOGOR (Hidayatullah.or.id) – Badan penanggulangan bencana, pencarian dan pertolongan, (SAR/search and rescue), SAR Nasional Hidayatullah memiliki pucuk pimpinan baru.

Mubes IV SAR Hidayatullah yang berlangsung selama 3 hari dan ditutup Senin tadi malam bermukafat menetapkan Abbas Usman sebagai Kepala SAR Nasional Hidayatullah masa kepengurusan periode 2018-2022.

Abbas Usman yang menggantikan Syaharuddin Yusuf ini dilantik menjadi Kepala SAR Hidayatullah oleh Kepala Departemen Sosial Dewan Pengurus Pusat (Kadepsos DPP) Hidayatullah Muhammad Arasy.

Pelantikan dilakukan Kadepsos DPP Hidayatullah Muhammad Arasy di Aula acara Musyawarah Besar IV SAR Hidayatullah, Villa Hidayaturrahman, Kaki Gunung Bungalow, Bogor, Jawa Barat, Senin (25/12/2017) malam.

Dalam sambutannya, Arasy mengatakan, SAR Nasional Hidayatullah sebagai lembaga Kemanusiaan milik Hidayatullah diharapkan berperan maksimal dalam menjalankan tugasnya sebagai lembaga pencarian dan penyelamatan.

“Untuk itu, dalam membangun kader-kader relawan SAR yang kreatif, inspiratif, produktif dan berakhlak mulia menjadi sangat penting,” kata Arasy.

Dengan unit-unit layanan yang ada dan akan terus dikembangkan ke depan, kata Arasy, ia berharap SAR Hidayatullah bisa menjadi medium transformasi dalam rangka melakukan upaya preventif penanggulangan dini kebenencanaan.

Arasy mengatakan, tugas pencarian dan penyelamatan korban musibah, baik akibat bencana alam maupun hal tak terduga lainnya, menjadi salah satu tugas utama SAR Hidayatullah.

Selain itu, lanjutnya, SAR Hidayatullah juga didorong terus melakukan penguatan infrastruktur salah satunya adalah menyiapkan personel dan kelengkapan organisasi lainnya.

Lebih lanjut, kata Arasy, SAR Hidayatullah juga perlu melakukan pemetaan dan peningkatkan kapasitas relawan di wilayah-wilayah yang memiliki potensi kejadian bencana alam dengan menggelar Diklat dan pemantapan beragam unit layanan masyarakat lainnya seperti Sigab.

“Dengan demikian, personel SAR Hidayatullah dimanapun berada dapat menjadi mediator preventif dalam mengantisipasi kejadian bencana di wilayah,” kata Arasy yang juga Ketua Yayasan Sahabat Anak Indonesia (SAI) ini.

Arasy mengharapkan SAR Hidayatullah kedepan terus melakukan penguatan koordinasi dan konsolidasi serta menjalin sinergi dengan pihak-pihak terkait agar dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat.

Lebih jauh, Arasy berharap Mubes IV SAR Hidayatullahh kali ini semakin melahirkan banyak terobosan dan diharapkan dalam menjalankan kewajiban dan tanggung jawab dengan penuh kesungguhan.

“Berlaku benar, jujur, ikhlas dan adil dengan berpedoman pada Al Qur’an dan Sunnah, serta mengikuti Khittah perjuangan Hidayatullah sebagaimana ikrar dalam pelantikan,” pungkas Arasy berpesan.

Sementara itu, Kepala SAR Hidayatullah Abbas Usman mengatakan amanah ini merupakan tugas berat dan tidak sederhana yang bagaimanapun harus dipikulnya.

Karena itu, Abbas mengharapkan dukungan dan kekompakan dari semua unsur organisasi guna memastikan perjalanan SAR Hidayatullah yang lebih progresif dan profesional.

“Kami akan terus melanjutkan program-program yang telah dilakukan sebelumnya dan akan mencanangkan gerakan penaggulangan dini kebencanaan sebagaimana telah diarahkan oleh organisasi induk,” kata Abbas.

Abbas Usman tidak asing lagi di lingkungan organisasi kemanusiaan SAR Hidayatullah. Ia termasuk tokoh muda yang terus membersamai SAR Hidayatullah mulai dari perintisan, pendirian, hingga kini.

Sebelum berdirinya SAR Hidayatullah secara resmi, Abbas Usman telah mengawali perintisan unit ini dimana ia didapuk sebagai ketuanya. Periode keduanya di SAR Hidayatullah, Abbas Usman menjabat sebagai Ketua Divisi Operasi.

Pada periode ketiga SAR Hidayatullah dibawah kepemimpinan Suheri Abdullah, Abbas Usman diamanahkan mengemban tugas sebagai Kepala Divisi Hubungan Internal, dan terakhir menjabat sebagai Bendahara Umum.

Berbagai medan bencana untuk pencarian dan pertolongan telah ia terjuni, termasuk menjadi salah satu relawan Tim SAR gabungan pertama yang tiba melakukan pencarian dan penyelamatan korban dalam bencana tsunami di Aceh tahun 2004. (ybh/hio)

Subscribe

Masukkan alamat email pada kolom bawah ini untuk mendapatkan pembaharuan artikel terkini www.Hidayatullah.or.id langsung di email Anda.