Sultan Tidore Dukung Kegiatan Dakwah Hidayatullah

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

TIDORE (Hidayatullah.or.id) – Dalam setiap tahun Hidayatullah melakukan kegiatan silaturrahim akbar se-Maluku Utara. Kegiatan kali ini agak berbeda dengan sebelumnya.

Pasalnya, kegiatan tersebut dirangkaikan dengan beberapa kegiatan lainnya, seperti Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) DPW Hidayatullah Maluku Utara, peletakan batu pertama pembangunan masjid Pondok Pesantren Tahfidz Qur’an Hidayatullah di Sofifi atau tepatnya di perbatasan desa Kusu dan Garojou (28/01).

Kemudian penyerahan motor dai dan guru ngaji serta tak kalah menarik adalah adanya prosesi pengislaman atau syahadat 12 orang suku Togutil.

Tampak hadir dalam acara tersebut, Sultan Tidore H Husain Syah, Ketua Dewan Pembina Tahfidz Qur’an Hidayatullah Maluku Utara Dr. H. Burhan Abdurrahman yang juga Walikota Ternate, dan Walikota Tidore Kepulauan Capt. H. Ali Ibrahim, Walikota Ternate serta Pengurus DPP Hidayatullah Ust Wahyu Rahman, MM.

Dalam sambutannya, Sultan Tidore H Husain Syah menyatakan dukungannya atas kegiatan dakwah Hidayatullah dengan membuka ruang bagi para dai untuk bermitra dengan semua pihak termasuk pemerintah kota Tidore Kepulauan.

“Alhamdulillah saya apresiasi atas kegiatan dakwah Hidayatullah yang sudah 40 tahunan berkecimpung di dunia dakwah dalam membina umat,” kata Sultan Tidore ke-37 ini yang dikutip juga laman lokal Gamalamanews.

“Tidore sebagai kota santri, dan pernah lahir ulama besar, Tuan Guru Imam Abdullah bin Qadi Abdussalam. Semoga dari sinilah (baca: desa Kusu, Tikep) lahir ulama-ulama Abdullah yang baru”, papar Sultan.

Pada saat yang sama, ketua Dewan Pembina Tahfidz Qur’an , Dr. H. Burhan Abdurrahman, SH. MM juga mengapresiasi atas kinerja dakwah Hidayatullah.

“Sebagai Dewan Pembina Tahfidz, saya sangat mengapresiasi atas ekspansi dakwah Hidayatullah. Artinya kinerja para pengurus dan dai Hidayatullah telah berhasil dan terus melakukan ekspansinya hingga ke daerah Kusu, Tidore ini. Dan apa yg telah dilakukan Hidayatullah ini adalah bagian dari dukungan dan kontribusi terhadap program pemerintah,” kata Burhan Abdurrahman yang juga calon Gubernur Maluku Utara (Malut) ini.

Demikian halnya Walikota Tidore pun mengapresiasi kegiatan pendidikan dan dakwah Hidayatullah.

Sementara itu, pengurus DPP Hidayatullah Wahyu Rahman mengatakan Hidayatullah hadir untuk menjawab persoalan ummat, membantu pemerintah dlm pembangunan SDM yang beriman.

“Dan, kehadiran Hidayatullah di Sofifi atau Kusu adalah pembukaan pesantren yang ke-434 se-Nusantara,” kata Wahyu Rahman.

Wahyu Rahman pun mengapresiasi kiprah DPW Hidayatullah Maluku Utara yang menurutnya terus bertumbuh. Dia berharap program dan APBO 2017 DPW Hidayatullah Maluku Utara dapat terus ditingkatkan.

Termasuk Wahyu juga mendorong pembinaan kader dan umat dapat semakin diintensifkan yang selaras dengan itu terus melakukan pengembangan-pengembangan pada bidang lainnya baik amal usaha untuk menunjang kiprah dakwah, tarbiyah, dan kemandirian ekonomi.

Jumlah DPD Hidayatullah di Maluku Utara terdiri dari 6 daerah definitif dan 1 DPD perintisan. Kesemua DPD tersebut masing masing telah memiliki amal usaha.

DPW Hidayatullah Maluku Utara akan melakukan pengembangan wilayah Kabupaten Tidore Kepulauan yang telah dimulai sejak tahun 2017 lalu dan untuk tahun 2018 akan mendirikan 1 DPD.

Diharapkan dengan kehadirannya tersebut, Hidayatullah semakin meluaskan kiprahnya dalam melakukan dakwah pembinaan dan pemberdayaan masyarakat muslim khususnya di kawasan-kawasan pelosok di Maluku Utara. (ybh/hio)

Subscribe

Masukkan alamat email pada kolom bawah ini untuk mendapatkan pembaharuan artikel terkini www.Hidayatullah.or.id langsung di email Anda.