Wakil Ketua DPR RI Puji Kiprah Hidayatullah

BERFOTO BERSAMA: Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon diapit Sekretaris Jenderal DPP Hidayatullah Candra Kurnianto, Ketua Bidang Ekonomi Asih Subagyo, Ketua Bidang Tarbiyah Tasyrif Amin, Anggota Dewan Mudzakarah Nursyamsa Hadits, Bendahara Umum Wahyu Rahman, Ketua Departemen Sosial Muhammad Arasy Arhat beserta staf / @DPR_RI

JAKARTA (Hidayatullah.or.id) – Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon memuji kiprah Hidayatullah dalam membangun bangsa khususnya dalam perannya di bidang pengembangan pendidikan.

Fadli menyampaikan pesantren Hidayatullah banyak sekali berjasa dalam mengembangkan dunia pesantren terutama bagi mereka yang kurang mampu, karena mempunyai 350 cabang pesantren yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota di seluruh Indonesia.

“Saya juga dulu pernah menjadi relawan ketika masa SMA untuk mengajar di pesantren ini. Saya kira banyak orang yang tidak mempunyai akses kepada pendidikan, bisa mendapat pendidikan dengan gratis,” papar Fadli usai menerima audiensi Dewan Pengurus Pusat Hidayatullah di ruang kerjanya, Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (19/3/2018).

Fadli mengatakan, pendidikan pesantren tetap relevan dalam perkembangan zaman, bahkan sesuai dengan tradisi budaya nusantara. Pendidikan pesantren dinilainya memberikan pendidikan akhlak dan karakter.

“Pendidikan pesantren masih sangat relevan, dan juga sesuai dengan tradisi kita di seluruh Indonesia. Kita banyak sekali pesantren. Pesantren ini kan tidak hanya menggembleng pendidikan akademik, tapi juga terutama akhlak dan karakter,” papar Fadli yang pernah menjadi wartawan majalah Suara Hidayatullah ini.

Dijelaskan, Pesantren-Pesantren Hidayatullah berfungsi sebagai tempat untuk mendalami ilmu. Pesantren ini dihuni santri yang tinggal di asrama, guru, pengasuh, pengelola dan jemaah Hidayatullah.

Pola pengajaran di Pesantren Hidayatullah adalah sistem pesantren modern, yaitu penggabungan mata ajaran umum Kemendikbud dan mata ajaran khusus atau keislaman (diniyah).

Mata ajaran umum sama seperti mata ajaran pada sekolah–sekolah umum lainnya, seperti matematika, fisika, kimia dan lain lain.

Mata ajaran khusus yaitu mata ajaran yang berkaitan dengan keislaman, contohnya aqidah, fiqih, bahasa Arab, dan hafalan/tahfidz Al Qur’an, serta masih banyak lagi mata ajaran yang lain, sesuai dengan jenjang pendidikan dan letak kampus.

Dalam audiensi tersebut hadir sejumlah pengurus DPP Hidayatullah diantaranya Sekretaris Jenderal Candra Kurnianto, Bendahara Umum Wahyu Rahman, Ketua Bidang Ekonomi Asih Subagyo, Ketua Bidang Tarbiyah Tasyrif Amin, Ketua Departemen Sosial Muhammad Arasy Arhat dan Anggota Dewan Mudzakarah Nursyamsa Hadits. (dpr/hio)

Subscribe

Masukkan alamat email pada kolom bawah ini untuk mendapatkan pembaharuan artikel terkini www.Hidayatullah.or.id langsung di email Anda.