Jayapura, Sentani, Kerom dan Sarmi Gelar Rakerda Gabungan

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

JAYAPURA (Hidayatullah.or.id) — Daerahnya yang saling bersinggungan serta karakteristik geografis dan sosialnya yang relatif sama, menjadi salah satu alasan yang melatari digelarnya Rapat Kerja Daerah (Rakerda) gabungan Hidayatullah yang digelar di Kota Jayapura. Empat daerah yang Rakerda gabungan tersebut yaitu Hidayatullah Jayapura, Hidayatullah distrik Sentani, Kabupaten Kerom dan Hidayatullah Kabupaten Sarmi.

Alhamdulillah Rapat Kerja Daerah Hidayatullah Papua yang terdiri dari 4 DPD inu berlangsung khidmat dan sukses sebagaimana yang direncanakan. Dilaksanakan di Kampus Madya Pondok Pesantren Hidayatullah Kota Jayapura, 9 Februari.

Musyawarah yang diselenggarakan di Gedung MTS Putra Hidayatullah Jayapura ini dibuka oleh Ketua DPW Hidayatullah Papua, Ust Muallimin Amin, S.Sos.I dan didampingi oleh Bendahara DPW Ust Abdullah.

Gerakan Nawafil Hidayatullah (GNH) menjadi point penting yang disampaikan oleh Ustadz Muallimin dalam sambutannya sebagaimana arahan dari Ketum DPP Hidayatullah di Rakerwil beberapa pekan sebelumnya.

Acara Pembukaan ditutup dengan pembacaan Ikrar GNH yang dipandu oleh Ketua DPD hidayatullah Kota jayapura Ust Indra Rizki, S.Pd.I sebagai tuan rumah. Kesempatan Rakerda ini dimanfaatkan dengan sangat baik oleh seluruh peserta sebagaimana pada diskusi sidang Komisi terdapat beberapa program yang disempurnakan sesuai kondisi dan perkembangan daerahnya masing-masing.

Beberapa redaksi program penting yang dikoreksi oleh pendamping dalam sidang pleno langsung diperbaiki dan dibacakan berulang kali agar komitmen untuk dilaksanakan secara maksimal. Sementara itu, gerakan 3M yakni Musyawarah, Mujahadah dan Munajat menjadi modal keberhasilan dalam pelaksanaan hasil Rakerda guna menguatkan dakwah islamiyah, mengencangkan peran kohesif di masyarakat serta memajukan umat melalui amal usaha pendidikan dan sosial.

Special event ini dirasakan oleh Ketua DPD Hidayatullah Sentani, Ust Haeranzi, karena Rakerda ini bertepatan dengan tanggal mutasi dari DPD Hidayatullah Nabire ke Sentani.

Maka, selepas shalat subuh, (10/2/2019) sebagaimana tradisi setiap ada momen tamu dari daerah atau ada petugas baru yang akan betugas, maka didaulatlatlah Haeranzi memberikan laporan mimbar di Masjid Miftahul Jannah Hidayatullah Jayapura yang berada tepat di samping utara tempat pelaksanaan acara. Jamaah subuh tampak menyimak dengan seksama laporan Haeranzi yang diawali dengan syair.

“Tak kenal maka tak sayang, tak sayang maka tak cinta, tak cinta maka tak rindu dan tak rindu maka tak setia. Begitulah perjalanan yang harus di lalui oleh setiap kader dalam menapaki pengabdian di Hidayatullah ini. Kader yang istiqomah akan siap berkorban untuk Islam, karena mereka saling merindukan karena Allah dan rindu ditugaskan kemana saja sesuai surat tugasnya,” kata Haeranzi yang juga baru beberapa waktu mendapatkan karunia anak kedua.

Haeranzi mengatakan, kader yang ingin berlama-lama di Hidayatullah karena mereka sudah mencintai lembaga dan berlomba berbuat yang terbaik untuk agama, nusa, bangsa dan umat.

“Kader yang senantiasa mencukupi kehidupan di jalan dakwah dan pengabdian akan menjaga agar semuanya indah dan bermartabat karena dia mengenal dengan benar visi membangun peradaban Islam,” begitulah uraian yang disampaikan Haeranzi yang juga menjadi bekal indah bagi dai yang akan mengawali perjalanan ke tempat tugas masing-masing. (ybh/hio)

Subscribe

Masukkan alamat email pada kolom bawah ini untuk mendapatkan pembaharuan artikel terkini www.Hidayatullah.or.id langsung di email Anda.