Hidayatullah Imbau Tak Pakai Plastik Hitam Wadah Makanan

JAKARTA (Hidayatullah.or.id) — Karena mengandung bahan-bahan yang berbahaya, Ketua Departemen Kesehatan DPP Hidayatullah, Drg. Fathul Adhim, M.K.M, menghimbau kepada masyarakat khususnya warga dan kampus Hidayatullah agar tidak menggunakan plastik/ kresek hitam sebagai wadah makanan.

Apalagi Hari Raya Idul Qurban sudah dekat, hal ini kata Fathul Adhim perlu disoalisasikan karena pada masa ini penggunaan kresek biasanya menjadi meningkat.

“Kami menghimbau kampus kampus Hidayatullah yang menyelenggarakan Qurban bagi masyarakat agar tidak menggunakan kresek hitam. Bukan hanya yang warna hitam tapi yang berbahan polivinil klorida lainnya. Bisa diganti dengan bahan pembungkus alami yang lebih aman seperti wadah anyaman daun kelapa atau besek dari bambu,” kata Fathul Adhim ditemui media ini disela acara Musyawarah Majelis Syura Hidayatullah di Jakarta, Kamis (25/7/2019).

Fathul mengatakan penggunaan kresek harus dikurangi atau bahkan jika bisa dihilangkan karena kandungannya yang tidak baik untuk kesehatan.

Dia menjelaskan, bahan utama dari kantong plastik ini adalah PVC serta residu timah putih atau polivinil klorida dan mengandung bahan kimia berbahaya lainnya seperti cadmium.

Kantong plastik hitam umumnya lebih diperuntukkan sebagai tempat sampah, bukan untuk wadah bahan konsusmi termasuk untuk wadah daging Qurban. Kantong plastik hitam juga diketahui merupakan produk daur ulang dari banyak kantong plastik lain yang sudah tidak terpakai.

Penggunaan kresek ini berpotensi memaparkan penyakit berbahaya seperi pembengkakan organ hati, hepatitis, permasalahan pada sistem saraf dan penyakit kanker yang mematikan.

Masih terkait dengan kesehatan dan Idul Qurban yang sebentar lagi, selain tidak menyimpan bahan komsumsi di wadah plastik. Fathul juga menyarankan agar masyarakat mengetahui cara yang benar dalam menyimpang daging.

Daging Qurban baik sapi atau kambing cukup dibersihkan saja sebelum dimasukkan ke kulkas, tidak perlu dicuci apalagi dengan air keran air karena mengandung kuman-kuman yang dapat masuk ke dalam pori-pori.

“Daging cukup dibersihkan saja lalu simpan di kulkas. Tidak usah dicuci karena bisa merusak daging,” kata Magister Kesehatan Masyarakat (MKM) ini.

Dengan pengurangan penggunaan kresek plastik, diharapkan pelan-pelan masyarakat beralih kepada penggunaan wadah yang lebih sehat dan higienis bahkan bisa menunjang perekonomian masyarakat yang berbudidaya besek dari bahan alam. (ybh/hio)

Subscribe

Masukkan alamat email pada kolom bawah ini untuk mendapatkan pembaharuan artikel terkini www.Hidayatullah.or.id langsung di email Anda.