Ke Kinabalu Kukuhkan Sinergi dan Silaturrahim Serumpun

KINABALU (Hidayatullah.or.id) – Dalam rangka menguatkan jalinan silaturrahim dan ukhuwah Islamiyah serta peningkatakn kerjasama dakwah negeri serumpun, ormas Hidayatullah melalui Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Hidayatullah Kalimantan Utara (Kaltara) kembali melakukan kunjungan kerja ke Kota Kinabalu, ibu kota Sabah, Malaysia. Sebuah kawasan yang berada di pantai barat laut Kalimantan menghadap Laut Cina Selatan.

Anjangsana ini dilakukan untuk mempertegas kerjasama yang selama ini terjalin oleh Hidayatullah dengan beberapa agensi dan jabatan Islam Malaysia yang berada di tingkat bagian Tawau.

Rombongan dipimpin oleh Ketua DPW Hidayatullah Kaltara, Ust H Nur Yahya Asa, Sekretaris Ust Muhammad Randi, Bendahara Ust Muhammad Khirson Sulaiman, Kadep Pengkaderan dan Pembinaan Anggota Ust Jumardi Sukma dan Ketua PW Syabab (Pemuda) Hidayatullah Kaltara Mazlis B Mustafa.

Selama di Kota Kinabalu, rombongan didamping oleh Ust Najar Jul yang merupakan Ketua Forum Komunikasi Dakwah Borneo dan Tuan Haji Bairullah Dumpas, Pengurus Eksekutif Madolin Technology (M) Sdn. Bhd. Keduanya membantu secara penuh sebagai fasilitator dan penghubung rombongan kepada pihak-pihak terkait di Sabah sehingga perjalanan dan program kunjungan yang sudah direncanakan dapat berjalan dengan baik.

Dalam kunjungan kali ini, DPW Hidayatullah mengadakan pertemuan dengan beberapa pejabat agensi dan jabatan Islam tingkat Negara bagian Sabah sejak tanggal 12-15 September 2019 di Kota Kinabalu. Di antara agensi dan jabatan Islam yang ditemui adalah Majelis Urusan Agama Islam Sabah (MUIS), Mufti Negeri Sabah dan Jabatan Kemajuan Islam Malaysia (JAKIM) Cawangan Sabah.

Selain tiga agensi Islam tersebut, DPW Hidayatullah Kaltara juga menyempatkan waktu untuk bersilaturahim dan perjumpaan resmi dengan Konsulat Jenderal (Konjen) Republik Indonesia Kota Kinabalu Sabah.

Kunjungan pertama dilaksanakan di lantai 4 Wisma MUIS. Rombongan DPW Hidayatullah Kaltara didampingi oleh Ust Najar Jul dan Haji Bairullah Dumpas disambut langsung oleh Yang Dipertuan Majelis Ugama Islam Sabah (MUIS) Datuk Seri Panglima Dr Hj Hasbollah Hj Mohd Taha beserta timbalan (wakil) dan jajaran pengurus.

Pejabat yang juga memiliki darah keturunan Kerajaan Bulungan ini menyampaikan terima kasih dan menyambut baik tawaran program yang disampaikan oleh Hidayatullah seperti pengiriman peserta Ma’had ‘Aliy Posdai di Ciomas, membantu sosialisasi program beasiswa pendidikan anak TKI di Hidayatullah, Kemah Dakwah Sabah – Kaltara, pembentukan Forum Komunikasi Dakwah Borneo, dan lain-lain. Menanggapai tawaran program menarik tersebut, beliau meminta agar dapat dibahas lebih serius dan fokus ke depannya.

“Kita akan bincangkan lebih lanjut hal-hal yang boleh dikerjasamakan”, timpal Datuk Seri Panglima Dr Hj Hasbollah Hj Mohd Taha menyimpulkan pertemuan tersebut. Di akhir pertemuan, kedua belah pihak saling bertukar cinderamata dan melakukan foto bersama.

Selanjutnya, rombongan DPW Hidayatullah Kaltara menyambangi Pejabat Mufti Negeri Sabah yang berkantor di lantai 23 Kompleks Pusat Pentadbiran Negeri Sabah. Pertemuan ini merupakan kunjungan balasan DPW Hidayatullah Kaltara di mana sekira bulan September 2018 yang lalu Mufti Kerajaan Negeri Sabah Sahibus Samahah Ustadz Datuk Haji Bungsu Aziz Jaafar beserta Presiden Majlis Perbandaran Tawau, Alijus Haji Sipil dan rombongan berkunjung ke Kampus Pondok Pesantren Hidayatullah Tarakan.

Kali ini, rombongan DPW Hidayatullah Kaltara disambut oleh Timbalan Mufti Kerajaan Sabah, Ustadz Hamdani Bin Omar. Berbagai hal yang dibincangkan dalam rangka bertukar informasi terkait perkembangan dakwah dan daerah masing di antara dua pihak dalam suasana yang sangat ramah dan penuh keakraban.

Salah satu kesepahaman yang dicapai adalah pemberian ijin khusus yang akan diberikan kepada dai Hidayatullah yang datang ke Sabah dalam rangka menjalankan program dakwah.

Pihaknya meminta kepada Hidayatullah untuk mengajukan ijin secara tertulis, lalu pihak Mufti akan mengeluarkan permit “One of Tauliyah” serta memberikan tembusan kepada pihak Jabatan Hal Ehwal Agama Islam Negeri Sabah (JHEAINS).

“Ini merupakan tauliyah (rekomendasi) khas kepada dai Hidayatullah setiap kali masuk di Negeri Sabah untuk berdakwah kerana memang peraturan di sini (Malaysia) begitu. Semua penceramah harus punya tauliyah”, terang beliau.

Dalam kesempatan berikutnya, rombongan DPW Hidayatullah Kaltara bersilaturahim dengan JAKIM Sabah yang berkantor di Kompleks Pentadbiran Kerajaan Persekutuan Negeri Sabah. Rombongan disambut langsung oleh Ketua Pengarah JAKIM Sabah, Tuan Haji Norjeli Bin Haji Dais dan Ust Alamin Bin Majok selaku Ketua Unit Pengurusan Dakwah.

Pada sesi perkenalannya, Ust Alamin mengingatkan kembali semua hadirin akan sebuah program kerjasama yang telah diselenggarakan atas kerjasam pihak JAKIM dan DPW Hidayatullah Kaltara, yakni Training of Trainers (ToT) Pengajaran Belajar dan Menterjemahkan Al Qur’an Kaidah Grand MBA di Open University Malaysia Tawau di Tawau pada tanggal 22 – 23 Maret 2018 lalu.

Sejatinya, kata beliau, program dakwah dan pendidikan DPW Hidayatullah Kaltara selama ini dimulai oleh persahabatan dan silaturahim yang erat dengan JAKIM Tawau di bawah komando Ust DR. Amin Nasir ketika itu.

Dalam penyampaiannya, Tuan Haji Norjeli memaparkan program KAFA (Kelas Agama dan Fardhu Ain) JAKIM Sabah yang juga mengakomodir santri-santri dari kalangan anak Tenaga Kerja Indonesia baik (TKI) mereka mendaftar secara formal maupun informal.

Pria yang juga pernah mengenyam pendidikan di UIN Sunan Gunung Djati Bandung ini menyampaikan bahwa untuk menjalin kerjasama yang lebih erat pihak JAKIM Sabah menetapkan dalam pertemuan tersebut akan melakukan kunjungan resmi ke Kampus Induk Pondok Pesantren Hidayatullah Ummul Quro Gunung Tembak di Balikpapan sekitar tanggal 13 – 17 November 2019 dengan rombongan sebanyak 20 orang.

Kunjungan kerja ke negara jiran ini tidak akan sah jikalau tidak memina restu dan petunjuk kepada Konsulat Jenderal Republik Indonesia Kota Kinabalu Sabah. Perwakilan pemerintah NKRI di Sabah ini diketuai oleh Bapak Krishna Djelani yang dalam penyambutannya diwakili oleh H. Cahyono Rustam, Pelaksana Fungsi Pensosbud KJRI Kota Kinabalu.

Mengawali sambutannya, pria asal Kota Malang, Jawa Timur ini menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Presiden RI Ke 3, Prof. DR. Ing BJ. Habibie. Di mana baru saja pihak KJRI Kota Kinabalu melaksanakan penandatanganan Buku Duka Cita yang menjadi tradisi kantornya kentika ada tokoh nasional yang meninggal dunia.

Lanjut daripada itu, Cahyono Rustam menyambut baik berita dan informasi tentang program yang selama ini sudah dilaksanakan oleh Hidayatullah di Sabah melalui kerjasama dengan pihak Konsulat Republik Indonesia Tawau.

Beliau memberikan apresiasi tinggi terhadap usaha Hidayatullah dalam membantu pemerintah RI dalam program dakwah dan pendidikan yang sudah dijalankan khususnya dalam penanganan anak TKI.

“Alhamdulillah kita mendapat peluang mitra dan kami merasa terbantu dengan program beasiswa pendidikan anak TKI Hidayatullah. Program pembukaan Gerai ZISWAF Ramadhan Hidayatullah juga bagus karena pendayagunaannya bermanfaat kembali untuk warga Indonesia”, sambut beliau.

Selain bertemu dengan pihak-pihak di atas secara resmi, rombongan DPW Hidayatullah Kaltara juga menyempatkan bersilaturahim dengan General Manager Telkom Malaysia Sabah, Dato’ Mohd Sainal Mohd Amin dan H. Muhammad Manukke yang merupakan pengurus Pondok Pesantren Darul Ulum yang rencananya akan dibangun atas kerjasama dengan DPW Hidayatullah Kaltara di kompleks Masjid Nurul Hidayah Jambatan Putih, Tawau.

Dan, untuk mengokohkan niat tersebut kedua tokoh tersebut merencanakan akan berkunjung ke Kampus Induk Pondok Pesantren Hidayatullah Ummul Quro Gunung Tembak di Balikpapan akhir Oktober 2019 untuk menyaksikan secara langsung hasil perjuangan dan pengkaderan Allahyarham Ustadz Abdullah Said beserta para sahabatnya yang selama ini sudah beliau dengar dan baca melalui buku Mencetak Kader.

DPW Hidayatullah Kaltara juga sempat berkunjung ke Sekolah Indonesia Kota Kinabalu (SIKK) dan Transit Al Hidayah dalam rangka silaturahim dan bincang-bincang kerjasama dengan Bapak H. Bairullah Dumpas terkait rencana pendirian Pondok Tahfidz Qur’an Hidayatullah di kawasan Kiulu, Kota Kinabalu. Pondok Tahfidz di lingkungan minoritas Muslim suku Dusun, Kadazan dan Murut dengan latar belakang lingkungan alam yang segar dan natural.

Disela-sela kunjungan, rombongan DPW Hidayatullah Kaltara ditakdirkan untuk bersua muka dengan salah satu mubaligh kondang Nusantara, Ustadz Abdul Somad Batubara, Lc, MA di Hotel Tabung Haji Kota Kinabalu yang sedang melaksanakan dalam program safari dakwah di Kota Kinabalu.*/Mazlis Mustafa

Subscribe

Masukkan alamat email pada kolom bawah ini untuk mendapatkan pembaharuan artikel terkini www.Hidayatullah.or.id langsung di email Anda.