Pondok Tahfidz Ashabul Jannah Hidayatullah Gowa Bidik 1000 Santri Penerima Beasiswa

GOWA (Hidayatullah.or.id) — Pondok Tahfidz Ashabul Jannah Hidayatullah Gowa membidik setidaknya 1000 santri penerima beasiswa subsidi untuk menempuh pendidikan di pesantren penghafal Al Quran yang berada di bilangan Timbuseng, Pattallassang, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan itu.

Demikian itu disampaikan Pimpinan Pondok Tahfidz Ashabul Jannah Hidayatullah Gowa, Ust Mustaqim, S.Sos, dalam sambutannya pada acara peresmian Jln. Hidayatullah yang baru dalam penyelesaian.

“Target kami adalah 1000 santri tahfidz dengan full subsidi, tentu hal tersebut menuntut kesiapan kami sebagai pengurus menyiapkan ketersediaan fasilitas dan kebutuhan infrastruktur lainnya,” kata Mustaqim di Gowa, Rabu (28/7/2021).

Pihaknya menyampaikan rasa syukur kepada Allah dan terima kasih kepada semua pihak yang telah terlibat berkontribusi dalam pembangunan dan pengembangan Pondok Tahfidz Ashabul Jannah Hidayatullah Gowa.

Dia mengatakan, untuk mewujudkan harapan 1000 santri dengan full beasiswa itu bukanlah perkara mudah, karena itu nawaitu tersebut mesti didukung dengan membangun kebersamaan.

“Kebersamaan ini penting agar niat dan ikhtiar kita menyatu dan berpadu,” imbuhnya.

Sebab, terang dia, niat ini tak akan dapat terwujud jika hanya keinginan satu pihak diantara kita saja. Maka dukungan dan keterlibatan kita semua secara bersama itulah yang akan menguatkan ikhiat untuk terealisasinya visi tersebut.

Lebih jauh dia menjelaskan, pemilihan nama jalan dengan nama ‘Hidayatullah’ yang diresmikan itu adalah dengan harapan agar hidayah Allah senantiasa membersamai.

“Sehingga kita terjamin menjadi penghuni surga-Nya sebagaimana demikianlah pula juga makna daripada nama pondok kita ini, Ashabul Jannah,” katanya menukaskan.

Sementara itu, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional VI Sulampua Nurdin Subandi yang turut hadir dan meresmikan jalan tersebut, mengatakan tidak asing lagi dengan Hidayatullah dan sudah cukup lama mengenal organisasi yang memiliki arus utama gerakan dakwah dan pendidikan ini.

“Hubungan kami dengan Hidayatullah, khususnya dengan Ustadz Mustaqim, sudah terjalin sekian lama, sehingga memang terasa kebersamaan kita,” kata Subandi.

Subandi menerangkan, OJK memang tidak punya semacam dana CSR. Namun demikian, pihaknya dapat menunjuk langsung industri perbankan di seluruh wilayah koordinasi agar dapat terus turut terlibat langsung memberi support.

“Dan beberapa hadir bersama kita hari ini, ada Bank Mandiri, Bank Sulselbar dan lainnya,” katanya.

Secara teknis, Subandi menyarankan pengurus pesantren untuk dapat memberi penjelasan program atau kegiatan apa yang masuk dalam skala prioritas untuk kemudian bisad dibicarakan lebih detail bentuk keterlibatan dari masing-masing industri perbankan tersebut.

Di tempat yang sama, Ketua DPW Hidayatullah Sulawesi Selatan, Drs. Nasri Bohari. M.Pd, mengatakan sebagai salah satu organisasi kemasyarakatan di Indonesia, Hidayatullah di Sulawesi Selatan telah hadir di 24 Kabupaten/ Kota dalam bentuk Pondok Pesantren dengan segala segmentasi dan jenjang pendidikannya, salah satunya adalah Pondok Tahfidz Ashabul Jannah di Gowa ini.

Demikianlah itu karena fokus gerakan Hidayatullah adalah dakwah dan pendidikan. Hanya saja, memang, kata Nasri, Hidayatullah memulainya mungkin sedikit berbeda dengan ormas atau lembaga dakwah pendidikan lainnya.

“Perbedaan yang mungkin paling terasa adalah bahwa kami ‘berani’ memulai dari nol. Sebagaimana Ustadz Mustaqim di Gowa ini, bahkan justru memulai dari kurang dari nol karena setahu saya beliau ini sempat berhutang untuk memulai pembebasan lokasi ini,” kata Nasri.

Dia berpesan oleh karena demikian kondisinya, maka satu-satunya pilihan adalah melibatkan seluruh elemen masyarakat dari unsur pemerintah, swasta, bahkan perorangan.

“Semangatnya satu, memperluas lingkaran kebaikan yang tidak hanya dapat kita nikmati sendiri sebagai amal jariyah tapi juga menjadi warisan untuk generasi kita kelak di masa mendatang,” pungkas Nasri.

Salah satu donatur, Ilhanuddin Wahab, mengatakan amat bahagia dan bersyukur atas pencapaian Pondok Tahfidz Ashabul Jannah Hidayatullah Gowa. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah terlibat sehingga kegiatan kita pada hari ini dapat kita laksanakan.

“Harapan kami, keterlibatan kita terus berkelanjutan sebagai bentuk support pada program-program yang diinisiasi oleh pengurus Pondok Tahfidz Ashabul Jannah Hidayatullah Gowa,” katanya.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Direktur Bank Sulselbar, Kakanwil Pegadaian Sulawesi Selatan, unsur muspida Pemkab Gowa, Kapolres Kabupaten Gowa dan Muslimat Fokus Makassar.*/Irfan Yahya