Terus Menimba Ilmu Ulumuddin, Berjibaku dengan Medan Berat

BASSEANG (Hidayatullah.or.id) – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Hidayatullah Suawesi Barat (Sulbar) menggelar acara Silaturahim Dai dan Halaqah Kubro Hidayatullah Sulawesi Barat di kampus Hidayatullah Basseang, Kabupaten Polewali Mandar, Ahad (8/04/2018)

Ketua DPW Hidayatullah Sulawesi Barat Imron M Djufri, mengatakan selain sebagai momentum penajaman spirit, kegiatan tersebut merupakan bagian dari program untuk melakukan upgrade mutu dan kualitas dai.

“Budaya para penebar risalah Islam sejak zaman Nabiullah Muhammad Salallahu alaihi wa sallam masih hidup adalah saling mengingatkan dan terus melakukan baik akhlaqul karimah, bacaan quran maupun materi ketauhidan,” kata Imron.

Imron melanjutkan, pembinaan keummatan yang dilakukan oleh Nabi dan sahabatnya menjadi istimewa hasilnya karena proses upgrading di atas langsung dipantau dan dibimbing langsung oleh Rasulullah.

“Sehingga implementasi program keumatan mampu menghasilkan manusia berkualitas sekelas para sahabat Radhiyallahu anhum,” katanya.

Karena itu, terang dia, pihaknya sangat menyadari akan kualitas yang jauh tidak sama dengan kualitas para sahabat sementara tantangan zaman makin kompleks, sehingga itulah yang kemudian melatari digelarnya Silaturahim Dai dan Halaqah tersebut.

“Silaturahim dan halaqah ini selain bermuatan tarbiyah juga ujian ketaatan,” tandasnya

Diketahui bentangan alam Sulbar yang berjarak sekira 800 kilometer dengan kesibukan kader di berbagai unit amal usaha organisasi baik formal maupun non formal menjadi tidak mudah untuk rutin mengikuti kegiatan tersebut.

Justru ketika bisa mengikuti halaqah secara rutin itulah indikator kader yang memiliki semangat belajar.

Penekanan senada juga dari ustadz Drs. Muhammad Naim Tahir sebagai murabbi wilayah, kekuatan spirit yang kita bangun mestinya harus memiliki bias kepada pencerahan kepada umat.

“Termasuk spirit yang didapat dari hasil tahajjud bisa membuahkan semangat menuntut ilmu, motivasi berdakwah dan memberikan solusi nyata terhadap upaya membangun peradaban ini,” kata Tahir.

Acara dikemas padat selama dua hari Sabtu dan Ahad.Khas rutinitas di awal hari yakni sholat lail, shalat berjamaah, kerjabakti dan olahraga selain materi materi halaqah yang berstandar. Dilakukan secara bergulir di seluruh kampus kampus Hidayatullah se-Sulbar setiap tiga bulan sekali.

Habibi Nursalam, ketua Departemen Perkaderan dan Bina Anggota DPW Hidayatullah Sulbar berharap dengan merutinkan kegiatan (halaqah) ini bisa merawat semangat belajar’ulumuddin dan meningkatkan semangat dakwah.*/Muhammad Bashori

Subscribe

Masukkan alamat email pada kolom bawah ini untuk mendapatkan pembaharuan artikel terkini www.Hidayatullah.or.id langsung di email Anda.