“Hidup Hanya Sekali, Semoga Selalu dalam Koridor Ilahi”

SEMARANG (Hidayatullah.or.id) – Ketua Majelis Dewan Pertimbangan Pimpinan Umum (DPPU) Hidayatullah, Ust. Abdullah Ihsan, mengingatkan bahwa hidup ini hanya sekali maka pastikan semoga hidup kita selalu dalam koridor Ilahi serta sudah sesuai dengan cara dan tuntunan dari Allah dan Rasul-Nya.

Hal tersebut disampailan beliau saat mengisi taushiah dalam acara Forum Mudzakarah Hidayatullah di Semarang.  Acara ini berlangsung selama 2 hari diikuti oleh segenap kader dan jamaah Hidayatullah sejak Sabtu-Ahad (15-16/18).

“Iman itu indah. Tetapi apabila hati kita ini belum tergerak melakukan sesuatu yang dijanjikan oleh Dzat yang Maha menepati janji, berarti ada masalah dengan hati kita.  Periksa dan temukan solusi memperbaikinya,” katanya mengingatkan sekaligus memotivasi.

Diakhir taujihnya, Ketua I MUI Provinsi Bali ini kembali mengingatkan kiranya seorang mujahid dakwah itu harus selalu menjaga wudhu dan melaksanakan gerakan Nawafil Hidayatullah yang sudah dilaunching dan diikrarkan bersama saat Silatnas Hidayatullah beberapa waktu lalu di Kampus Pusat Hidayatullah Gunung Tembak yang dihadiri tidak kurang 11.000 orang.

Dinginnya Kampus Al Izzah yang ada di Desa Tangkil, Kelurahan Pringapus, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, Provinsi Jawa Tengah, semalam dirasakan semakin larut semakin ‘hangat.’

Kehangatan itu bukan karena suguhan camilan tuan rumah malam itu secara jasmani yang terus menghangatkan peserta mudzakarah, tetapi yang lebih ‘menghidupkan’ lagi adalah taujih yang disampaikan Ust. Abdullah Ihsan.

Beberapa hari lalu beliau bertolak dari Pulau Bali melalui jalan darat menyebrang ke pulau Jawa. Dipilihnya jalan darat karena ia selain harus bersilaturahim juga mengisi beberapa tempat untuk menguatkan semangat dan spirit perjuangan para kadernya.

Dalam lawatan dakwah kali ini, Jateng kebagian dua tempat yakni Pesantren Hidayatullah Kudus dengan agenda Tabligh Akbar dan Pondok Pesantren rintisan Al Izzah Hidayatullah Kabupaten Semarang.

Petuah-petuah yang lahir dari lubuk hati seorang yang sehari-hari aktivitasnya adalah dakwah dan diterima oleh hati-hati yang sudah di’kosongkan’ untuk siap menerima pesan-pesan taujih, maka serasa hati ini terisi kembali penuh dengan spirit-spirit perjuangan.

Semalam, di Kampus rintisan Al Izzah Hidayatullah Kabupaten Semarang, Ust. Abdullah Ihsan berulang kali mengingatkan kepada seluruh jama’ah untuk selalu menjaga spirit keimanan.*/Yusran Yauma

Subscribe

Masukkan alamat email pada kolom bawah ini untuk mendapatkan pembaharuan artikel terkini www.Hidayatullah.or.id langsung di email Anda.