Rakerwil Hidayatullah Sulbar Mantapkan Penugasan Daerah, untuk Kuatkan Dakwan Tarbiyah

MAMUJU (Hidayatullah.or.id) – Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) ke-4 Hidayatullah Sulawesi Barat baru saja selesai dilaksanakan oleh DPW Sulawesi Barat bertempat di Aula Masjid Al-Walidain Hidayatullah Mamuju.

Hadir mendampingi acara tahunan tersebut dari unsur pusat ketua Bidang Tarbiyah, Drs. Tasyrif Amin Latif, M.Pd.I selama 2 hari di kampus Karema, Mamuju pada tanggal 27 Desember ini.

“Kita melakukan Rakerwil ini untuk kerja setahun kedepan, sebagai tahapan kerja menuju dinamisasi organisasi” sambutnya saat mendampingi musyawarah.

Tasyrif menjelaskan bahwa amanah yang terpikul tidaklah ringan. Untuk itu, sebagai kuncinya menurutnya, harus melalui tiga tahapan kerja cerdas yakni bermusyawarah, bermujahadan dan bermunajah.

Sebagaimana ketua DPW Hidayatullah Sulbar Imran M. Djufri, S.Pd.I juga urun saran kepada kadernya untuk tetap tersenyum (optimis) dengan beban kerja yang semakin berat.

“Tetaplah tersenyum dengan pekerjaan ini meskipun terkadang ada rasa pahitnya,” katanya seraya menambahkan bahwa semua yang pahit-pahit itu biasanya menyembuhkan karena ada unsur obatnya.

Ia beralasan bahwa mutasi dilakukan karena kebutuhan mendesak suatu daerah dan demi terjaganya penerapan sistem organisasi di daerah tersebut dan bukan berlatar punishment atau hukuman.

Apalagi, kata dia, DPW Hidayatullah Sulbar baru saja menerima penghargaan telah membuka DPD Hidayatullah di seluruh kabupaten dan kota pada momen Rakernas IV lalu di Gunung Tembak.

“Ini berarti tugas selanjutnya semakin berat karena pemenuhan kebutuhan Sumber Daya Insani semakin meningkat,” kata Imran.

Sehingga pada kesempatan Rakerwil yang dihadiri seluruh pengurus daerah mulai dari Mamasa, Polewali Mandar, Majene, Mamuju, Mamuju Tengah dan kabupaten Pasangkayu sangat antusias mengikuti jalannya Rakerwil tersebut.

Terlebih dengan reposisi dua potensi di tubuh DPW, yakni sekretaris Abdul Aziz yang prioritaskan menguatkan tim DPW Sulawesi Selatan dan Herman DJ, S.Sos.I selaku bendahara diproyeksikan ketua DPD Hidayatullah Majene mengingat di kabupaten tersebut membutuhkan SDI manajerial yang berpengalaman.

Juga terjadi mutasi beberapa tenaga ke jenjang ke bawahnya, hal ini dilakukan demi menjaga stabilitas organisasi dalam memaksimalkan pertumbuhan ekspansi dakwah ke semua kabupaten.*/Muhammad Bashori

Subscribe

Masukkan alamat email pada kolom bawah ini untuk mendapatkan pembaharuan artikel terkini www.Hidayatullah.or.id langsung di email Anda.