Marhalah Wustha Sulsel Ikhtiar Kuatkan Layanan Keummatan

PINRANG (Hidayatullah.or.id) — Gelaran pelatihan lanjutan atau Marhalah Wustha yang digelar Dewan Pengurus Wilayah Hidayatullah Sulawesi Selatan dimaksudkan sebagai ikhtiar untuk terus menguatkan layanan keummatan khususnya di kawasan.

Demikian disampaikan Ketua Departemen Perkaderan DPP Hidayatullah Muhammad Shaleh Utsman, saat membuka Daurah Marhalah Wustha Hidayatullah Sulawesi Selatan, belum lama ini.

“Sulawesi Selatan adalah diantara wilayah yang menjadi target penyuplai SDI untuk memenuhi kebutuhan layanan keumatan pada masa mendatang, karena begitulah tradisinya sejak masa allahuyarham Ustadz Abdullah Said,” kata Shaleh.

Menurut Shaleh, kader dai Sulawesi Selatan senantiasa hadir mengisi ruang itu dimana usianya juga relatif masih muda dan penuh semangat.

“Masih terasa hingga kini dimana kita masih mendapatkan mereka yang bertugas di ujung barat dan timur jauh dari kampung halaman mereka,” imbuh Shaleh dalam sambutannya.

Hal tersebut juga diaminkan oleh Ketua DPW Hidayatullah Sulawesi Selatan, Nasri Bohari. Namun, dia mengingatkan, bahwa tradisi itu bukan hanya untuk diceriterakan tetapi juga harus menjadi nilai gerakan yang perlu selalu dijaga.

“Tradisi tersebut hendaknya juga menjadi pemantik penyemangat kita untuk terus berikhtiar merekayasa lahirnya kader-kader pelanjut, makanya kita buatlah acara seperti ini. Sebagai sebuah proses awal yang selanjutnya akan terbina di halaqah-halaqah nantinya,” kata Nasri.

Menurut Nasri, kegiatan ini sengaja diadakan di awal periode, agar pihaknya dapat melakukan pemetaan potensi SDI sehingga dapat merasionalisasi penempatan dan penugasannya sesuai kebutuhan daerah.

Daurah Marhalah Wustha kali ini berlangsung selama 5 hari tepatnya pada 9-13 September 2021 di Taman Qur’an Pustaka Parengki, Kabu[aten Pinrang yang diikuti 40 orang peserta.

Ketua Departemen Perkaderan DPW Hidayatullah Sulsel, Nasrullah Alwi, mengatakan marhalah kali ini merupakan salah satu marhalah dengan peserta yang memenuhi keterwakilan dari seluruh daerah se-Sulawesi Selatan.

Selain itu, pihaknya mengaku bersyukur karena marhalah ini dapat dihadiri langsung oleh Dewan Pengurus Pusat ditengah kesibukan dan padatnya agenda mereka.

“Bahkan, inilah barangkali pertama kalinya training yang dihadiri langsung oleh Ketua Dewan Pertimbangan, Ketua Umum dan Ketua Dewan Murabbi Pusat secara bersamaan,” tambahnya.

Hadir sebagai Pemateri Ketua dan Anggota Dewan Pertimbangan Hidayatullah Ust Hamim Thohari dan Ust Abdul Aziz Qahhar Mudzakkar, Ketua Umum DPP Hidayatullah Ust Nashirul Haq serta Ketua Dewan Murabbi Pusat Ust Tasyrif Amin.

Di saat yang sama pula di Aula Kampus Madya Parepare, PW Muslimat Hidayatullah (Mushida) Sulawesi Selatan menggelar Daurah Marhalah Wustha dan Daurah Marhalah Ula dengan menghadirkan Pemateri dari PP Mushida yaitu diantaranya Ustz Irawati Istadi, Ustz Sabriati Aziz dan Ustz Sarah Zakiyah binti Abdul Mannan Elkindy.

“Sengaja kami mengadakan training ini mengikuti waktu training yang diadakan DPW agar pelaksanaannya lebih efektif dan efisien, oleh karena juga kebutuhan kegiatannya lebih kurang sama,” terang Rahmatiah, Ketua PW Mushida Sulawesi Selatan.*/Sumariyadi