Santri Ar Rohmah Pesantren Hidayatullah Malang Dibekali Wawasan Kebangsaan

MALANG (Hidayatullah.or.id) — Sedikitnya 280 pelajar SMA Ar Rohmah Pondok Pesantren Hidayatullah, Desa Sumbersekar, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang mengikuti pembekalan wawasan kebangsaan bekerjasama dengan Himpunan Putra Putri Keluarga Angkatan Darat (Hipakad) Jawa Timur, Rabu, 26 Rabiul Akhir 1443 (1/12/2021).

Ketua DPD Hipakad Jawa Timur, Priyo Effendi, berkeinginan melalui kegiatan ini bisa menjadi pegangan para generasi masa depan yang maju dan unggul serta berkarakter, yang menguasai ilmu pengetahuan, teknologi, dan mencintai NKRI.

“Kalian juga harus memiliki kekuatan integritas kepribadian yang pancasilais, mental yang kokoh, ulet, tegar, dan pantang menyerah, untuk berjuang demi kemajuan bangsa dan negara yang sangat kita cintai bersama,” katanya.

Terlebih, terang Priyo, kualitas generasi muda Indonesia ke depan tidak hanya dituntut memiliki kecerdasan, keterampilan dan kompetitif semata.

Namun juga, imbuh dia, harus diimbangi dengan kualitas mental ideologi Pancasila yang kuat, berakhlak mulia, cinta Tanah Air, berwawasan kebangsaan, berjiwa nasionalisme dan patriotisme, serta memiliki semangat bela negara yang tinggi sebagai hal mendasar yang harus dibangun dan dipersiapkan sejak dini.

“Penguatan kesadaran bela negara ini harus dimulai sejak usia dini sehingga anak-anak dan generasi muda yang belum terpengaruh akan semakin dikuatkan agar tidak mudah di pengaruhi oleh Ideologi radikal,” imbuh dia.

Menurut Priyo, kesadaran bela negara ini merupakan bagian integral dan tidak terpisahkan dari gambar besar strategi pertahanan negara. Oleh karena itu, Priyo berharap kepada dunia pendidikan di Indonesia tidak hanya mencetak intelektual muda yang cerdas.

Pendidikan di Indonesia juga harus mencetak para pemimpin bangsa di masa depan yang memiliki sifat kenegarawanan yaitu yang memiliki kecintaan kepada tanah air, rela berkorban bagi bangsa dan negara, setia kepada Pancasila dan cita-cita negara.

“Sehingga akan terwujud kader-kader pemimpin yang selalu berada di depan dalam memperjuangkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi atau golongannya,” tegasnya.

Dia menjelaskan, ilmu pengetahuan memang faktor penting menjadikan generasi bangsa yang cerdas. Namun, kecerdasan tersebut tidak akan berarti apa-apa, jika tidak diperkaya dengan karakter dan wawasan kebangsaan yang kuat.

“Ini kegiatan Hipakad di Ar Rahmah yang pertama kalinya. Tidak hanya wawasan kebangsaan kita juga berikan bekal agar mereka menjauhi narkoba,” paparnya.

Kepala Sekolah SMA Ar Rohmah, Fahmi Ahmad mengaku sangat mengapresiasi kegiatan ini yang dikemas dalam Facultative Day. Apalagi mendatang mereka merupakan calon pemimpin, untuk itu dirinya ingin menyiapkan sebaik mungkin.

“Kegiatan ini sebagai upaya cinta tanah air, pembekalan sejak dini harus terus dipupuk sehingga nanti mereka menjadi generasi yang siap,” harapnya.

Menurutnya kegiatan ini rutin dilakukan oleh pihaknya seperti dengan Danramil dan sebagainya.

“Namun dalam pembekalan yang disertai dengan outbound baru pertama kalinya,” tukasnya. (asi/j/bhc)