Hidayatullah Jawa Tengah Turunkan Tim Bantu Korban Banjir Rob

SEMARANG (Hidayatullah.or.id) — Sebagai ormas yang berkhidmat untuk umat, Hidayatullah selalu dan akan terus hadir dalam aksi-aksi kemanusiaan. Terbaru, Hidayatullah hadir bantu ringankan kesulitan warga yang terdampak banjir rob di Kota Semarang dan Pekalongan.

“Alhamdulillah, kolaborasi antar organisasi induk Hidayatullah dengan beragam elemen organisasi pendukung sangat baik terbukti aksi hari ini turun bersama SAR Hidayatullah, Pemuda Hidayatullah, BMH, Pos Da’i, Rumah Qur’an dan Jaringan Pendidikan Integral Hidayatullah benar-benar sangat baik.” Urai Ketua Departemen Sosial Dewan Pengurus Wilayah Hidayatullah Jawa Tengah, Wuryantoro, Selasa (24/5/22).

Wuryantoro mengatakan, untuk kota Semarang, aksi yang dilakukan selain evakuasi dan rehabilitasi, juga membagikan ratusan nasi kemasan di Kelurahan Bandarharjo dan diterima secara simbolis juga oleh Ibu Lurah.

Lurah Bandarharjo, Ibu Emi, menyampaikam ucapan terimakasih atas kepedulian dari Hidayatullah untuk warga kami.

“Mewakili warga, kami ucapkan terimakasih atas bantuanya sebab warga sangat mengharapkan uluran tangan para donatur untuk satu dua hari kedepan diantaranya sembako, air bersih, obat-obatan dan pakaian pantas pakai,” kata Lurah Emi.

Di Pekalongan, aksi yang sama juga dilakukan oleh tim relawana gabungan Hidayatullah. Untuk hari ini ada 3 kelurahan yang disasar sebagai titik awal penyaluran bantuan tahap awal yang terdiri dari air minum, popok anak, makanan siap saji dan pakaian pantas pakai.

Wuryantoro menambahkan, bantuan darurat untuk warga korban rob di beberapa daerah pesisir Utara Jawa Tengah akan terus diusahakan untuk beberapa hari ini serta menerjunkan relawan kemanusiaan dengan sistem begilir (ship) dari Tim Aksi Siaga Kemanusiaan (TASK) Hidayatullah – Laznas BMH.

Seperti diwarta media, pada hari Senin, 23 Mei 2022 sekira pukul 13.45 WIB, banjir bandang melanda kawasan industri Pelabuhan Tanjung Emas, Kota Semarang. Air laut setinggi 2 meter naik ke daratan menerjang kawasan industri tersebut.

Tak hanya itu, derasnya air juga menjebol tanggul, limpasannya meluber hingga ke badan jalan. Jebolnya tanggul laut membuat air meluber dan area yang terdampak makin meluas.

Selain Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, kota-kota lainnya di Jawa Tengah antara lain Rembang, Demak, Pati, Pekalongan, hingga Tegal ikut terdampak banjir rob.

Sementara itu, menurut data yang disampaikan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), di awal tahun 2020 lalu jumlah kejadian bencana banjir mencapai 555 kejadian, hampir setengah dari kasus banjir di tahun 2019. Tidak menutup kemungkinan angka tersebut bertambah hingga di tahun 2022 ini.*/Yusran Yauma