Sinergi Kencangkan Layanan Umat di Jawa Tengah

SEMARANG (Hidayatullah.or.id) — Layanan keumatan di bidang dakwah, pendidikan dan sosial terus dikencangkan Hidayatullah Jawa Tengah (Jateng). Menandai salah satu dari upaya tersebut adalah dengan diteguhkannya komitmen sinergi antara Muslimat Hidayatullah (Mushida) Jateng dengan Baitulmaal Hidayatullah (BMH).

Kepala Divisi Program & Pemberdayaan BMH Jawa Tengah, Yusran Yauma, mengatakan komitmen penguatan kiprah keumatan ini sekelindan dengan semangat pelayanan, pemberdayaan dan ikhtiar perubahan kepengurusan baru Mushida untuk menuju ke arah yang lebih baik.

“Penguatan sinergi dan pemberdayaan khususnya yang digagas oleh kepengurusan baru pengurus Mushida Jawa Tengah sangat kami dukung dan apresiasi,” kata Yusran Yauma dalam pembukaan pelatihan daiyah di Hotel Candi Indah, Jalan Dokter Wahidin No.112, Jatingaleh, Semarang, beberapa waktu lalu (24/6/2021).

Senada dengan hal itu, Ust. Ali Subur selaku Ketua Dewan Pengurus Wilayah Hidayatullah Jawa Tengah sangat berharap kepada kepengurusan yang baru ini untuk menjadi penggerak lembaga dalam meluaskan kiprah keumatan khususnya di Jawa Tengah.

Subur mendorong Mushida Jateng untuk terus melanjutkan program kebaikannya serta meningkatkan kinerja dari program yang sudah dicanangkan. Dengan demikian, dampak kebermanfaataanya tidak saja dirasakan oleh umat, melainkan juga turut mendorong pengembangan dan pemberdayaan Mushida secara organisasional.

“Apalagi Ibu-ibu berperan minimal di dua kutub. Pertama aktualisasi dalam organisasi Mushida, dan, yang kedua, menjadi energi penggerak para suami untuk terus membangun peradaban Islam di garda terdepan,” kata Ali Subur.

Dia berharap semoga dengan sinergi ini akan lahir banyak program-program keummatan yang akan memberikan dampak manfaat yang lebih luas kepada umat.

Sepenarian dengan itu, Ustazah Zuliani selaku Ketua Pengurus Wilayah Mushida Jawa Tengah sangat menyambut baik kerjasama kemitraan ini.

“Semoga dalam kepengurusan periode ini mampu mengemban tugas berat ini. Pastikan luruskan niat dalam rangka ibadah. Semoga ridho Allah kita tuai di yaumil akhir,” imbuh Zuliani seraya mengingatkan jajarannya untuk selalu memperbaiki nawaitu.

Acara penandatanganan kesepakatan sinergi yang dibarengi dengan kegiatan upgrading penguatan dan pemberdayaan daiyah tangguh ini terlaksana dalam dua hari dengan jumlah peserta pelatihan diikuti 26 orang yang berlangsung di Kota Semarang.(yau/hio)