PTH Mantapkan Pengabdian Masyarakat dengan Kuliah Kerja Nabi

JAKARTA (Hidayatullah.or.id) — Perguruan Tinggi Hidayatullah (PTH) yang tersebar di sejumlah wilayah di Indonesia berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam pembangunan bahkan sebelum mahasiswa lulus dengan memantapkan pengabdian kemasyarakatan yang di lingkup PTH familiar dengan istilah Kuliah Kerja Nabi atau KKN.

Kuliah Kerja Nabi atau umumnya dikenal dengan dengan istilah Kuliah Kerja Nyata yang digulirkan oleh PTH ini berangkat dari visi Hidayatullah yakni membangun peradaban Islam dan basis peradaban Islam adalah masjid.

Karena itu, yang dilakukan oleh PTH adalah dengan menugaskan para mahaisiswanya melakuan KKN di tengah masyarakat dengan menjadikan masjid sebagai tempat aktifitas utama.

Departemen Ristek Dikti DPP Hidayatullah Drs. Nanang Nur Patria, M.Pd.I, menjelaskan, sebagai ormas yang mempunyai gerakan utama pendidikan dan dakwah, Hidayatullah selalu bergerak melalui program-program yang bertujuan memajukan kedua hal tersebut termasuk di dalamnya penugasan mahasiswa mengabdi di masyarakat.

“KKN yang kegiatanya berpusat pada masjid merupakan KKN yang bersifat nubuwwah. KKN yang dalam rangka menapaktilasi jejak Nabi dalam menyebarkan risalah islam mencerahkan umat,” kata Nanang dalam obrolan dengan media ini, Rabu (25/3/2020).

Nanang menjelaskan, kuliah kerja Nabi ini juga merupakan sebagai salah bentuk pengkaderan utama Hidayatullah yang ada di dalam Sistematika Wahyu yaitu tarbiyah ijtimaiyah.

“Tentunya melalui proses tarbiyah ijtimaiyah ini, para mahasiswa diharapkan untuk terus mengasah diri, tanggap dalam memahami masalah, merangsang kepekaan, terlibat aktif membantu serta bersosialisasi dengan warga masyarakat sekaligus belajar bagaimana memahami kultur lingkungan di mana dia berada. Begitulah Nabi memberi teladan,” kata Nanang.

Diterangkan dia, KKN merupakan bentuk dari pengkaderan PTH yang dijiwai oleh sistematika wahyu sebagai metodogi gerakan Hidayatullah yang dimana salah satu jiwa SW yang ada dalam KKN ini ialah tarbiyah ijtimaiyah, yaitu pendidikan yang menyeluruh.

Dalam KKN PTH, mahasiswa dituntut tidak hanya mengabdi mendidik masyarakat hanya dalam satu aspek saja, melainkan juga berikhtiar mendidik dalam semua aspek sebagai mana fungsi tarbiyah ijtimaiyah. Mulai dari pencerahan pentingnya menghidupkan masjid, mengajari anak anak lingkungan sekitar baca tulis Al-Quran hingga menghidupkan ekonomi masyarakat di lingkungan sekitar.

“Melalui proses tarbiyah ijtimaiyah, para mahasiswa diminta untuk mengenal lingkungan, mendidik masyarakat sebagai masjid pusat kegiatanya, menghidupkan taman Al Quran, serta menghidupkan ekonomi ummat,” imbuhnya.

Kuliah Kerja Nabi, terang dia, merupakan upaya untuk meneladani pengabdian Rasulullah Muhammad Shallallaahu ‘Alaihi Wasallam sebagai problem solver setiap masalah yang dihadapi masyarakat serta berupaya menjadi teladan yang baik di manapun berada.

“Semoga mahasiswa lulusan PTH mampu merefleksikan kerja-kerja nabi tersebut kapan dan di manapun berada,” pungkas Nanang.*/Amanji Kefron

Subscribe

Masukkan alamat email pada kolom bawah ini untuk mendapatkan pembaharuan artikel terkini www.Hidayatullah.or.id langsung di email Anda.