Sulbar Gencar Vitalisasi dan Implementasi Piagam Gunung Tembak

Untuk misi sukses peningkatan pelayanan terhadap tarbiah keumatan, seluruh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Hidayatullah di Propinsi Sulawesi Barat serempak memaksimalkan momentum bulan Ramadhan tahun ini sebaik-baiknya.

Di mobilisasi DPD Hidayatullah Kabupaten Mamuju Utara, diakan agenda “Pesantren Ramadhan Smart” bergilir di 4 tempat cabang Hidayatullah, yakni di Kampus Pasangkayu, Baras, Taranggi dan Bulubonggu.

“Kita musti ambil bagian dalam pembinaan umat, dan (Pesantren Ramadhan Smart) ini yang bisa kita lakukan secara kontinyu,” jelas Muhajirin, Ketua DPD Hidayatullah Mamuju Utara.

Dimulai sejak hari ke-4 Ramadhan itu dilakukan oleh tim DPD Hidayatullah Mamuju Utara. Menurut data panitia tercatat sekitar 200 peserta di empat tempat mengikuti acara rutin tahunan ini.

Acara serupa juga dilakukan di DPD Mamuju, meski pesertanya masih dominan santri karena difokuskan pada materi wawasan keislaman dan kelembagaan Hidayatullah.

Ketua PW Hidayatullah Sulbar Abu Bakar Muis menjelaskan, tujuan agenda ini senantiasa digulirkan agar santri beribadah sesuai tuntunan Allah Subhanahu Wata’ala dan Rasul-Nya. Sekaligus mendidik mental cikal bakal pemimpin yang matang dan berdaya saing di masa mendatang.

“Ini kami rancang sedini mungkin agar mereka sudah terbiasa dengan tradisi kelimuan dan memiliki kepribadian yang siap tugas,” sahut dia.

Sama dengan DPD lainnya, Majene mengadakan kegiatan serupa sejak awal Ramadhan hingga pertengahan. untuk selanjutnya memaksimalkan i’tikaf pada akhir bulan puasa ini.

Selain itu acara ini juga melibatkan peserta dari sekolah lain. Pesantren Ramadhan yang dilakukan di Kampus Hidayatullah Kabupaten Polewali Mandar juga menentukan pertengahan bulan ini sebagai akhir kegiatan rutin tahunannya. Adapun materi secara umum yang disampaikan sama, yaitu ilmu Tauhid, sejarah para Nabi, fiqih ibadah dan seputar puasa Ramadhan.

“Alhamdulillah, seluruh ikhwan dan kader Hidayatullah se-Sulbar merespon sepenuhnya maklumat Piagam Gunung Tembak dari pusat, yaitu maksimalkan tadarrus, qiyamul lail, tarbiyah dan meningkatkan pelayanan umat,” demikian ditegaskan Ustadz Abu Bakar Muis. (Laporan wartawan www.Hidayatullah.or.id di Sulawesi Barat, Muhammad Bashori)

Subscribe

Masukkan alamat email pada kolom bawah ini untuk mendapatkan pembaharuan artikel terkini www.Hidayatullah.or.id langsung di email Anda.