Barat Keliru Nilai Madrasah Sebagai Sarang Teroris

Selama ini, media internasional terkesan melihat madrasah sebagai institusi monolitik dan homogen. Media barat melihat madrasah sebagai breeding ground of Islamic radicalism. Padahal madrasah di dunia Islam mulai dari Maroko sampai Indonesia memiliki variasi yang luar biasa.

Hal ini disampaikan Plt. Kepala Badan dan Litbang Kementerian Agama Machasin kepada pers terkait penyelenggaraan The Second International Symposium Empowering Madrasa In The Global Context, Jakarta, Rabu (28/08).

Menurut Machasin, variasi madrasah di berbagai kawasan tersebut disebabkan oleh beragam faktor, seperti politik, ekonomi, sosial dan budaya di mana madrasah eksis dan berkembang.

“Madrasah di Indonesia justru merupakan antitesis terhadap upaya penyemaian radikalisme dan terorisme. Madrasah mengajarkan toleransi, demokrasi, civic education, sains dan teknologi, dan lain-lain,” tegas Machasin.

“Bahkan, madrasah adalah jawaban atas permasalahan krisis moral dan akhlak, karena kemunculannya memang memiliki karakter dan identitas keagamaan kuat,” tambah Machasin. The Second International Symposium Empowering Madrasa In The Global Context akan dilaksanakan selama 3 hari, 3 – 5 September 2013 di Bekasi, Jawa Barat.

Kegiatan ini diharapkan dapat memetakan dinamika perkembangan variasi madrasah di berbagai kawasan, yang menyangkut eksistensi kelembagaan, tinjauan dari faktor sosial, budaya, ekonomi, ideologis, politis, filosofis dan historis. Selain itu juga, menghimpun ide dan strategi pengembangan madrasah untuk merespon per¬kem¬bangan peradaban global ke depan.

Simposium yang akan diikuti oleh 130 peserta dari unsur peneliti, pakar, dan praktisi pendidikan ini recananya dibuka oleh Wakil Presiden Boediono yang jua akan menjadi pembicara kunci (keynote speech).

“Simposium ini juga akan menghadirkan narasumber dari Mesir, Florida, Turki, Thailand, dan beberapa guru besar Islam di Indonesia,” kata Machasin. (ybh/hio/men)

 

Subscribe

Masukkan alamat email pada kolom bawah ini untuk mendapatkan pembaharuan artikel terkini www.Hidayatullah.or.id langsung di email Anda.