Gandeng Hidayatullah, Pemkab Mateng Harap Wilayahya Makin Relijius

Masjid Salabose, masjid bersejarah di Sulbar

Masjid Salabose, masjid bersejarah di Sulbar

HIDORID — Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, menggandeng ormas Hidayatullah dalam rangka pembangunan sumber daya manusia (SDM) dari aspek moral dan kemandirian di wilayah itu. Hal itu ditandai dengan digelarnya kerja bakti unsur Muspika setempat dengan kader Hidayatullah membersihkan masjid di komplek kantor bupati.

Pada hari Kamis (10/10) pagi lalu berkumpul pengurus wilayah dan daerah Hidayatullah Sulbar beserta bupati dan beberapa warga setempat bekerja bakti di pekarangan dan ruang masjid yang hingga kini belum diberikan nama itu.

“Saya suka suasana seperti ini, antara warga dan pemerintahnya tidak berjarak lagi untuk saling terbuka,” ucap Bupati Mateng Dr. Junda Maulana, M.Si di sela-sela rehat kerja bakti.

Kedatangan bupati dari rumah jabatannya menuju masjid hanya menggunakan sepeda tanpa ada pengawalan yang menandakan adanya keprotokolan resmi. “Justru kondisi (resmi formal) itulah yang akan membatasai inspirasi warga kepada saya,” ujarnya.

Pada sore harinya, rombongan PW Hidayatullah Sulbar dipimpin ketuanya, Abu Bakar Muis, bergerak menuju kampus Tobadak 7 tepatnya di lokasi Transmigrasi Swadaya Mandiri (TSM) Hidayatullah dan disambut hangat Ustadz Mursalin selaku kepala kampus dengan hidangan ikan gabus dan lele bakarnya.

Dalam kunjungan itu, setelah shalat shubuh Abu Bakar Muis memberikan arahan di depan warga Hidayatullah Tobadak 7.
“Berbahagialah kita yuang masih konsisten dengan pilihan tetap bertahan di (kampus) ini, tidak sekedar bertani saja melainkan bisa menjalankan nilai-nilai agama secara kontinyu dan tenang,” pesannya.

“Kebersamaan dalam menjadikan masjid sebagai sentral pembentukan karakter adalah ciri daerah yang dibangun secara cerdas, mujahadah ini harus dibangun secara sinergis,” demikian pidato khutbah jumat yang disampaikan Ustadz Abu Bakar Muis di depan bupati dan seluruh jajaran pemkab Mateng di masjid dekat rumah jabatan bupati Mateng.

Mengaminkan khatib, dalam sambutan setelahnya di tempat yang sama Dr. Junda Maulana, M.Si menyampaikan dengan difungsikannya kembali masjid, “Saya berharap dakwah Hidayatullah dan kebijakan Pemkab Mateng ini akan membawa manfaat yang besar bagi masyarakat”.

Dua pekan sebelumnya PD Hidayatullah Mateng sudah bersepakat dengan bupati Mateng Dr. Junda Maulana, M.Si. untuk kerja bakti bersama di masjid dekat rumah jabatan bupati yang nampak tak terawat itu.

Ustadz Abu Bakar Muis yang baru usai mengikuti Dauroh Murabbi Wustho yang diselenggarakan di Depok, Jawa Barat, sejatinya bisa singgah di rumah istirahat lalu menyelesaikan tugas-tugas organisasi lain yang menumpuk selama ditinggalkan selama mengikuti acara tersebut. Namun karena momentum silaturrahim tersebut, bersua dengan keluarga ia kesampingkan dulu.

“Justeru tidak sempat singgah di kampus Salutalawar, Mamuju. Tapi tidak apa-apa moga sehatnya di perjalanan,” hiburnya.
Laporan wartawan Hidayatullah.or.id di Sulbar, Muhammad Bashori

Subscribe

Masukkan alamat email pada kolom bawah ini untuk mendapatkan pembaharuan artikel terkini www.Hidayatullah.or.id langsung di email Anda.