LPI Hidayatullah Terapkan Administrasi Profesional

Kepala Bidang Pendidikan Pengurus Wilayah (PW) Hidayatullah Jawa Timur, Nanang Noerpatria, saat mengisi acara pelatihan administrasi dan kehumasan yang diikuti oleh seluruh lembaga pendidikan Hidayatullah se-Jawa Timur. / HIDSBY

Kepala Bidang Pendidikan Pengurus Wilayah (PW) Hidayatullah Jawa Timur, Nanang Noerpatria, saat mengisi acara pelatihan administrasi dan kehumasan yang diikuti oleh seluruh lembaga pendidikan Hidayatullah se-Jawa Timur. / HIDSBY

Hidayatullah.or.id — Sistem aplikasi administrasi profesional dan intensifikasi komunikasi bidang kehumasan harus mulai diterapkan oleh Lembaga Pendidikan Islam (LPI) Hidayatullah yang ada di lingkungan ormas dan Pondok Pesantren Hidayatullah. Jika selama ini hal itu sudah berjalan, maka upaya tersebut perlu terus divitalisasi, dievaluasi, dan direkonstruksi agar tercapai hasil yang memuaskan.

Hal itu disampaikan Kepala Bidang Pendidikan Pengurus Wilayah (PW) Hidayatullah Jawa Timur, Nanang Noerpatria, dalam sebuah acara pelatihan administrasi dan kehumasan yang diikuti oleh seluruh lembaga pendidikan Hidayatullah se-Jawa Timur.

Pelatihan ini diikuti oleh 30 peserta mulai SD, SMP, dan SMA khusus bagian administrasi dan bagian humas sekolah yang mendapat amanah di lembaga-lembaga pendidikan Hidayatullah yang tersebar di Jawa Timur.

“Sekolah Hidayatullah, khususnya di Jawa Timur harus memiliki SDM administrasi dan humas yang profesional. Ini sebagai jawaban tuntutan kebutuhan sekolah yang semakin tinggi,” kata Nanang di hadapan peserta pelatihan yang berlangsung di Villa Hidayatullah Batu Malang, Sabtu (01/03/2014) lalu.

Lebih lanjut kata Nanang, selain guru, petugas administrasi dan humas memiliki peran yang sangat sentral dalam sebuah institusi formal seperti lembaga pendidikan. Itulah sebabnya bagian administrasi dan humas merupakan jantungnya sekolah.

“Itu yang mendorong peningkatan kualitas pada dua bidang ini (admin dan humas) harus selalu di upgrade,” tegas Nanang.

Yohan Winarna, salah peserta pelatihan mengatakan tertarik dengan pelatihan ini karena tuntutan profesi di sekolahnya. Selama ini, kata dia, autodidak dalam melakukan proses kehumasan.

“Yang kami kerjakan selama ini kehumasan adalah bagaimana pola banding sekolah, tapi pada pelatihan ini dikupas tuntas tentang target Market, positioning Market, serta menentukan besaran biaya sesuai dengan analisa SWOT,” kata ia.

Pelatihan yang dilaksanakan selama dua hari tersebut diisi oleh praktisi yang mumpuni pada bidangnya.

Muchtar Mahmudi selaku Ketua Panitia mengatakan pada bidang Humas pada pelatihan dibimbing oleh Andi Farouq, praktisi humas dan public speaking dari Surabaya.

“Peserta diajarkan konsep marketing dalam pemasaran sekolah. Membaca celah pasar serta cara etika komunikasi di media,” terangnya.

Selain itu, bidang administrasi di isi oleh Adi Purwanto, Head Office Hidayatullah Surabaya. Purwanto menyampaikan penataan administrasi di sekolah sesuai standar baku.

Kata Muchtar, harapannya paska pelatihan ini, seluruh bidang administrasi dan humas sekolah Hidayatullah di Jawa Timur lebih meningkat dari sisi kualitas dan profesionalitas. (hsj/hio)

Subscribe

Masukkan alamat email pada kolom bawah ini untuk mendapatkan pembaharuan artikel terkini www.Hidayatullah.or.id langsung di email Anda.