Kompetisi Akademik Ajang Asah Kompetensi Santri

Sejumlah peserta O2SN dan FLS2N tingkat SMP dari SMP Hidayatullah Batam / ANC

Sejumlah peserta O2SN dan FLS2N tingkat SMP dari SMP Hidayatullah Batam / ANC

Hidayatullah.or.id — Kompetisi akademik dan lomba ketangkasan fisik yang digelar secara reguler oleh institusi formal maun non-formal hendaknya dimanfaatkan para santri Hidayatullah untuk menguji bakat dan kompetensi. Hal ini penting untuk menjadi bekal kemampuan praktis di masa mendatang.

Demikian dikatakan Kepala Sekolah SMP Hidayatullah Batam, Sumarno, saat mendampingi murid-muridnya dalam kegiatan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) dan Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat SMP se-Kecamatan Batuaji.

Dalam kompetisi antar sekolah se Batam itu, santri Pondok Pesantren Putri Hidayatullah Batam menyabet dua tropi juara di ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) dan Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat SMP.

Selain kedua cabang olah raga itu, siswi SMP Hidayatullah, Nurhalimah meraih juara pertama untuk cabang tilawah pada ajang Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat Kecamatan Batuaji.

Padahal ini adalah kali pertama sekolah berbasis boarding school terkemuka di Kota Batam itu mengikuti ajang adu bakat dan seni tingkat SMP tersebut.

Para santri putri yang tampil membawa nama sekolah mereka, SMP Islam Integral Luqman Al Hakim, Pondok Pesantren Hidayatullah, Tanjunguncang, Batam itu menyabet posisi juara kedua untuk cabang olah raga bulutangkis dan bola volly.

Namun, di cabang bola volly, mereka kandas di tangan tuan rumah, SMP 11 Batuaji. Sedangkan di cabang bulutangkis, atlet SMP Hidayatullah, Alia Safira Saibansah, harus puas menggondol juara dua. Karena harus berhadapan dengan Citra, siswi SMP 26 Batam yang juga anggota klub bulu tangkus di GOR Batuaji.

Kepala Sekolah SMP Hidayatullah, Sumarno mengatakan, santriwatinya belum mempersiapkan diri secara maksimal. Padahal, pihaknya ingin menjadikan cabang olah raga ini sebagai andalan sekolahnya.

“Kami ingin mendatangkan pelatih profesional agar anak-anak bisa mendapatkan pelatihan teknik yang bagus, sehingga ketika bicara bola volly, langsung ingat SMP Hidayatullah,” tutur Sumarno.

Sementara itu, juara dua cabang bulu tangkis, Alia Safira Saibansah mengatakan, dirinya tidak mempersiapkan diri dengan baik untuk menghadapi ajang Olimpiade O2SN itu.

“Tidak ada persiapan yang maksimal, kami hanya berlatih biasa dengan bimbingan guru di sekolah,” ungkap Alia Safira seusai bertanding di GOR Batuaji Batam, Sabtu, 9 Maret 2014 lalu.

Tapi kekalahan ini tidak membuat siswi yang pernah menyabet tropi perak pada iven kejuaraan taekwondo tingkat nasional di Tangerang Banten pada tahun 2011 lalu itu patah arang. Sebab, bulu tangkis adalah cabang olah raga yang baru digelutinya.

“Alia belum pernah berlatih bulu tangkis secara serius, hanya berlatih di lapangan sekolah saja,” tambahnya.

Nantinya, sesuai dengan surat edaran dari Dinas Pendidikan Kota Batam yang dikirim oleh Kabid Paudni, Hj. Hasyimah, S.Pd, pada siswa yang lulus di tingkat kecamatan akan bertanding di tingkat Kota Batam pada minggu keempat bulan Maret 2014. Sedangkan O2SN dan FLS2N tingkat nasional akan digelar pada bulan Juni 2014 mendatang. (r/doz/hio)

Subscribe

Masukkan alamat email pada kolom bawah ini untuk mendapatkan pembaharuan artikel terkini www.Hidayatullah.or.id langsung di email Anda.