STIKMA Malang Berkomitmen Menjadi PT TI Terdepan

Logo STIKMA Internasional

Logo STIKMA Internasional

Hidayatullah.or.id — Alhamdulillah, Senin (24/3/2014) pagi kemarin bertempat di aula STT STIKMA Internasional Malang, dilakukan serah terima amanah dan pelantikan Ketua STT STIKMA Internasional Malang Periode 2014-2018. Pejabat lama Ir, Abdur Rasyid, MT digantikan oleh Nanang Nur Patria, M.Pd.

Serah terima jabatan ini dipimpin oleh Amun Rowi, MPd selaku Ketua Yayasan Meidia Abyan Lintas Buana, sebagai yayasan penyelenggara STT STIKMA. Disaksikan oleh oleh pembina Pesantren Hidayatullah Surabaya Ustadz Abdurahman dan Ustadz Syamsuddin serta dihadiri oleh Asih Subagyo selaku Dewan Pembina.

Dalam sambutan serah terima, Abdur Rasyid menyampaikan permohonan maaf jika selama memimpin STT STIKMA terdapat kekurangan. Beliau juga menyampaikan bahwa dengan segala kekurangan yang ada STT STIKMA pelan namun pasti sedang menuju perguruan tinggi (PT) berbasis teknologi Informasi (TI) maju dan terdepan.

“Saat ini STIKMA sedang menjalin hubungan dengan industri dan lembaga internasional,” kata Rasyid.

Selain itu, Rasyid juga menyampaikan rasa terimakasih yang tinggi kepada ormas Hidayatullah. Diakui dia, setelah yayasan pendidikan ini diserahkan kepada Hidayatullah, semakin jelas visi dan misinya.

Sementara itu, Nanang Nur Patria sebagai penerima amanah baru meskipun berat, dalam sambutannya mengaku senantiasa akan meneruskan tradisi baik yang dimiliki STIKMA yang selama ini sudah dikerjakan seraya terus melakukan terobosan inovatif untuk kemajuan kampus berbasis teknologi ini.

Tak lupa Patria juga berharap selalu ada arahan dari pembina, dan kerjasama semua pihak, untuk mewujudkan visi dan misi STIKMA Internasional. Nanang yang juga ketua Departemen Pendidikan PW Hidayatullah Jatim ini sangat yakin, bahwa dengan pencapaian yang ada dan kerjasama semua pihak, maka ke depan STT STIKMA akan menjadi PT unggulan dam pilihan.

Selaku Ketua Dewan Pembina, Ustadz Abdurrahman menyampaikan taujihnya, bahwa pergantian amanah kepemimpinan sebagai hal yang biasa. Kedepan, harapnya, STT STIKMA ini harus dibangun secara profesional, dan semua pengabdiannya hanya kepada Allah.

“Dan semua civitas akademika, diharapkan bekerja bukan atas dasar uang, jabatan dan lain-lain. Akan tetapi dengan motivasi yang benar dan kuat, yaitu Iman,” kata Abdurrahman.
Dengan landasan keimanan yang seperti ini serta penguasaan manajerial dan keilmuan yg baik, ditegaskan beliau, maka STT STIKMA akan mampu menjadi PT yang memberi kontribusi bagi tegakknya Peradaban Islam. (ybh/hio)

Subscribe

Masukkan alamat email pada kolom bawah ini untuk mendapatkan pembaharuan artikel terkini www.Hidayatullah.or.id langsung di email Anda.