Ponpes Hidayatullah Lapor Rusun yang Alami Kerusakan

Rusun Asrama Putri saat masih dalam tahap pembangunan / YBH

Rusun Asrama Putri saat masih dalam tahap pembangunan / YBH

Hidayatullah.or.id -– Pihak Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah, Gunung Tembak, Balikpapan, didampingi oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) telah melakukan pertemuan dengan Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera). Pertemuan itu terkait dengan bantuan bangunan Rumah Susun (Rusun) untuk asrama yang ditempati santri putri di kompleks Pondok Pesantren (Ponpes) Hidayatullah, Gunung Tembak, Kelurahan Teritip, Balikpapan Timur yang telah mengalami kerusakan.

Sebelumnya Ketua DPRD Balikpapan H Andi Burhanuddin Solong, telah meminta kepada Komisi III DPRD Balikpapan agar segera bertemu dengan Kemenpera untuk melaporkan kerusakan Rusun Ponpes Hidayattullah yang ditempati santri putri ini.

Pihak yayasan didampingi Dewan melaporkan kepada Kemenpera bahwa banyak ditemukan kejanggalan dalam pembangunan rusun ini, seperti kondisi plafon, jaringan instalasi listrik, toilet hingga kualitas plester dinding.

“Kondisi begini sangat bahaya sekali dan harus segera disikapi. Nanti Komisi III akan ke Kemenpera minta penjelasan dan pertanggungjawaban seperti apa. Karena fasilitas ini belum diserahkan ke kita (Pemkot),” aku ABS saapan akrab Andi Burhanuddin Solong dikutip Balikpapan Pos belum lama ini.

Sementara itu, Pengurus Santri Putri Ponpres Hidayatullah Ustadzah Mastuha mengatakan, sejak jaringan instalasi listrik terjadi rembesan air kamar mandi maka para santri ini takut untuk menggunakan kamar mandi.

“Anak-anak santri takut menggunkan toilet karena kena listrik dari rembesan air,” beber Mastuha.

Asrama putri Hidayatulah ini mampu menampung 300 santri wanita dari berbagai daerah. Rumah pondok putri ini berbentuk persegi panjang dan dibangun sejak 2012 oleh Kemenpera. Hingga kini belum diserahterimakan kepada Pemkot.

Sementara itu Kepala Kampus Hidayatullah Gunung Tembak, H. Sugiono, kepada media ini dalam kesempatan ke Jakarta usai bertemu pihak Kemenpera mengatakan pihaknya telah melaporkan kondisi rusun tersebut ke Kemenpera untuk selanjutnya bisa segera ditindaklanjuti.

“Kami menemukan banyak kerusakan dini pada bangunan ini. Sehingga kami menganggap ini harus segera dilaporkan kepada pihak-pihak terkait. Alhamdulillah, dewan Balikpapan siap mendampingi kami,” katanya.

Sekedar diketahui, pembangunan Rusun bantuan Kemenpera ini sepenuhnya dipegang oleh pihak yang ditunjuk langsung oleh Kemenpera tanpa melibatkan sedikitpun pihak yayasan. Sehingga diduga keras ada ketidakberesan. (hio/ybh)

Subscribe

Masukkan alamat email pada kolom bawah ini untuk mendapatkan pembaharuan artikel terkini www.Hidayatullah.or.id langsung di email Anda.