Hidayatullah Serukan Pilih Caleg Berakhlak Mulia

bendera logo hidayatullahHidayatullah.or.id -– Sehubungan dengan akan digelarnya pemilihan umum (Pemilu) ang­gota legislatif pada 9 April 2014 mendatang, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Hidayatullah, menyerukan kepada umat Islam untuk menggunakan hak pilihnya.

Kepala Biro Hubungan Masyarakat (Humas) Pimpinan Pusat Hidayatullah, Mahladi, mengatakan bagi umat Islam yang akan menggunakan hak pilihnya, agar memilih ca­lon anggota legislatif yang lurus akidahnya, berakhlak mulia, hidup sederhana, dan banyak memberi manfaat kepada Islam dan umat Islam.

“Jangan pilih calon wakil rakyat yang tersangkut kasus pelanggaran hukum, berperilaku lesbi, homo, serta mereka yang mendukung kemaksiatan,” tegas Mahladi dalam siaran persnya diterima Hidayatullah.or.id, Rabu (02/04/2014).

Pihaknya juga mengimbau umat Islam di Indonesia agar menjaga persatuan dan kesatuan, ti­dak terprovokasi oleh pihak-pihak yang ingin mengadu domba dan memecah belah.

“Pemerintah, aparat keamanan, pihak penyelenggara, serta partai po­litik yang ikut pemilu, agar menjamin keamanan pemilihan calon anggota legislatif ini, serta menjamin tidak adanya kecurangan dan penipuan,” tandasnya.

Sebelumnya, menghadapi masa kampanye Pemilihan Umum (Pemilu) 2014) yang telah dimulai awal Maret lalu, Hidayatullah menghimbau kepada jamaah dan kadernya agar senantiasa menjaga diri untuk tetap mengedepankan akhlaqul karimah dalam bertutur kata maupun dalam berbuat.

Ditegaskan bahwa jati diri Hidayatullah adalah gerakan tarbiyah dan da’wah. Untuk itu sekretariat, gedung dakwah, dan seluruh sarana dan prasarana pendidikan Hidayatullah harus steril dari lambang dan atribut kampanye.

Diterangkan pula bahwa Hidayatullah dalam menghadapi pemilu legislatif ini akan menjaga jarak yang sama dengan partai politik manapun, demikian juga membangun kedekatan yang sama dengan pihak manapun.*

Subscribe

Masukkan alamat email pada kolom bawah ini untuk mendapatkan pembaharuan artikel terkini www.Hidayatullah.or.id langsung di email Anda.