Pengurus Hidayatullah DIY-Jateng Ikuti Konsolidasi Rutin

Pengurus PW Hidayatullah DI Yogyakarta - Jawa Tengah, Suwahya Tommi Djanto, saat menyampaikan sambutannya / HDGK

Pengurus PW Hidayatullah DI Yogyakarta – Jawa Tengah, Suwahya Tommi Djanto, saat menyampaikan sambutannya / HDGK

Hidayatullah.or.id — Pengurus Pimpinan Daerah (PD) Hidayatullah di DI Yogyakarta dan Jawa Tengah mengikuti kegiatan upgrading dan konsolidasi rutin dua bulanan selama 2 hari di Masjid Jogokariyan, Daerah Istimewa Yogyakarta, belum lama ini (10-11/05/2014).

Kegiatan yang berlangsung intensif ini diikuti oleh Pimpinan Daerah Hidayatullah se-DI Yogyakarta, PD Cilacap, PD Purworejo, PD Kebumen, PD Magelang, PD Solo, PD Karanganyar, PD Klaten, dan PD Wonogiri. Acara penuh kekerabatan ini dipandu oleh pengurus DPD Hidayatullah Kodya Yogyakarta.

Setelah pembukaan dilanjutkan sambutan shohibul bait Masjid Jogokariyan dan sambutan ketua DPW Hidayatullah DI Yogyakarta yang diwakili oleh Suwahya Tommy Janto. Pada kesempatan tersebut ketua PW Hidayatullah Ustazd Drs Budi Gunawan berhalangan hadir karena baru mendapatkan ujian dari Allah Ta’ala dan sedang dirawat di Rumah Sakit PKU Yogyakarta.

Selesai sambutan dilanjutkan tausiah oleh ustazd Fathurrohman dari Yayasan Pondok Pesantren Pesantren Al-Kahfi Hidayatullah Solo. Dalam tausiahnya Fathurrohman menekankan para kader untukk terus membangun budaya kerja yang dilandasi dengan pengabdian kepada Allah.

“Setiap amal dan perbuatan harus dilandasi dengan etos kerja Ilahiyah yaitu semata-mata karena Allah, ikhlas, dan ittiba’,” kata Ustadz Fathurrohamn mengingatkan.

Fathurrahman mengimbuhkan bahwa pengabdian Hidayatullah di masyarakat dalam bidang dakwah, pendidikan, dan sosial harus selalu melakukan revitalisasi program yang bersenyawa dengan akulturasi lokal di mana Hidayatullah berada agar senantiasa sejalan dengan kebutuhan umat dimasa yang akan datang.

Selain itu, beliau menyampaikan bahwa memegang agama di akhir zaman memang berat ibarat seperti memegang bara api. Bila dipegang panas tetapi bila dilepaskan bara api itu akan mati. Untuk itu, kata dia, segenap pengurus Hidayatullah agar terus meningkatkan kualitas Ibadahnya agar pertolongnya Allah selalu menyertainya.

Selesai tausiah para peserta istirahat dan pagi dini hari dilanjutkan shalat Lail berjama’ah yang diimami oleh ustazd Fathurrohman yang dilanjutkan sholat Subuh.

Selesai sholat Subuh pengurus Masjid Jogokaryan meminta kepada pengurus Hidayatullah agar mengisi Kultum pagi. Ustazd Suwahya Tommi Djanto akhirnya mewakili Hidayatullah menyampaikan kultum yang didahului pengantar pengenalan Hidayatullah kepada para jamaah sholat Subuh.

Selesai sholat Subuh para peserta kembali ke ruang pertemuan untuk melanjutkan acara konsolidasi pengurus. Ustazd Muhammad Sukamto, Ustadz Slamet dan pengurus pimpinan daerah lainnya menyampaikan beberapa program dan evaluasi program kepada para peserta. Setelah konsolidasi pengurus dan MCK pagi dilanjutkan materi Mudzakaroh yang disampaikan oleh ustazd Syakir. (ybh/hio)

Subscribe

Masukkan alamat email pada kolom bawah ini untuk mendapatkan pembaharuan artikel terkini www.Hidayatullah.or.id langsung di email Anda.