Sarasehan Pendiri Wadah Transformasi Spirit Dakwah

Pondok Pesantren Hidayatullah Batuaji, Batam menjadi tuan rumah silaturahim dan sarasehan Dakwah Pendiri dan Perintis Hidayatullah se-Indonesia / ANCHA

Pondok Pesantren Hidayatullah Batuaji, Batam menjadi tuan rumah silaturahim dan sarasehan Dakwah Pendiri dan Perintis Hidayatullah se-Indonesia / ANCHA

Hidayatullah.or.id – Pondok Pesantren Hidayatullah Batuaji, Batam menjadi tuan rumah silaturahim dan sarasehan Dakwah Pendiri dan Perintis Hidayatullah se-Indonesia. Acara yang bertema transformasi peradaban menuju Indonesia religius ini, digelar selama tiga hari diisi seminar dan sarasehan yang bertujuan mempererat tali silaturahmi serta koordinasi antara perintis dan pendiri-pendiri Hidayatullah

Ketua Umum PP Hidayatullah, Abdul Manan mengatakan inti pertemuan yang dihadiri KH M Hasyim HS, KH Usman Palese, KH Hasan Ibrahim, KH Natsir Hasan, dan sejumlah perintis dan santri awal sejak Hidayatullah di Balikpapan berdiri ini, diharapkan dapat menyatukan kekuatan-kekuatan berbagai elemen Hidayatullah dari generasi awal ke generasi selanjutnya.

”Saya berharap dengan pertemuan ini nantinya, para pendiri maupun perintis Hidayatullah dapat mewariskan nilai-nilai dan semangat berjuang kepada generasi-generasi penerus dalam berdakwah,” ujar Abdul Manan di Batam, beberapa hari lalu.

Sementara itu Pimpinan Ponpes Hidayatullah Kepri, Ustaz Djamaludin Nur mengatakan dirinya sangat bahagia dan menyambut baik silaturahim dan sarasehan dakwah di antara pendiri dan perintis Hidayatullah.

Djamaluddin menganggap penting pertemuan ini dan berharap agar nantinya dari pertemuan itu para pendiri dan perintis Hidayatullah dapat mewariskan semangat perjuangan dalam berdakwah kepada generasi selanjutnya.

”Semoga dari pertemuan ini dapat menyatukan gerakan-gerakan Islam untuk kemajuan dan kemaslahatan umat,” ujar Ustaz Djamaludin Nur.

Selain itu Pimpinan Umum Hidayatullah, KH Abdurrahman Muhammad memberikan maklumat menghadapi pemilihan Presiden 9 Juli 2014 mendatang, agar kader dan jamaah Hidayatullah tidak boleh menggunakan atribut dan mengatasnamakan organisasi, terutama dalam soal dukung-mendukung kandidat.

”Untuk memelihara ukhuwah Islamiyah, semua kader yang berada dalam struktur organisasi tidak boleh terlibat dalam kampanye dan menjadi tim pemenangan. Kepada seluruh kader dan anggota jamaah Hidayatullah agar dapat melaksanakan maklumat dengan segala kesungguhan, keikhlasan, dan ketaatan.” ujar Abdurrahman di Pondok Pesantren Hidayatullah Tanjung Uncang. (iwa/hio)

Subscribe

Masukkan alamat email pada kolom bawah ini untuk mendapatkan pembaharuan artikel terkini www.Hidayatullah.or.id langsung di email Anda.