Kemenag Salurkan BSM ke Yayasan Hidayatullah Bitung

Rombongan Kemanag RI saat berkunjung ke Hidayatullah Bitung / dok

Rombongan Kemanag RI saat berkunjung ke Hidayatullah Bitung / dok

Hidayatullah.or.id — Bantuan Siswa Miskin (BSM) dari Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) tahap II akhirnya tersalur ke Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah Kota Bitung pada Selasa (23/9), pukul 10.44 wita.

Acara tersebut dipimpin Rio E Turipno SPsi MPd bersama beberapa pihak Madrasah se – Kota Bitung. Tamu kehormatan yang hadir diantaranya dari Kementerian Agama selaku Seksi Pendididkan Islam, hadir Rugaya Udin SPdi MPdi, Sekolah MI Almuhtdin Hidayatullah Suyono Tanahulawa SPdI serta Pengawas Madrasah Hj Hapsa Harun SPdi Mpd.

Perlu diketahui, dana pemerintah itu terserap sekian persen di Bidang Pendidikan. Untuk Kota Bitung, jumlah BSM sebanyak 826 anak di seluruh Madrasah di kota tersebut. Sampai hari ini, yang sudah disebarkan minimal ada 336 anak. Di MPS Negeri 66, selebihnya di Madrasah Swasta 395 anak, untuk tahun ini semuanya sudah masuk kedalam rekening dan saldo Bank BTN dengan total jumlah 865 anak.

Rugaya Udin selaku pemateri dari pemerintah pusat menjabarkan, sesuai juknis (petunjuk teknis) dan aturan yang di keluarkan oleh pihak Kementrian Agama (Dirjen Kemenag), seharusnya ada rekanan atau perjanjian kerjasama dengan pihak Bank.

“Jadi dua tahun terakhir sudah pernah mencoba ke Bank A, Bank B,Bank C, ternyata saat ini kita sinkron dengan Bank BTN,” jelasnya seperti dikutip media lokal Identitas News beberapa waktu lalu.

Rugaya menasehati tentang BSM ini. Apabila terjadi ada orangtua dan masyarakat melakukan komplain ke kantor terkait program BSM, itu hal kata Rugaya yang bagus.

“Tapi bila ada yang melapor ke wartawan atau LSM tanpa berkoordinasi dengan pihak terkait, terang saja kami tidak terima cara seperti itu,” kata dia dengan nada terkesan mengancam.

Lebih jauh Rugaya mengatakan, ia sangat berterima kasih kepada insan Pers dan LSM yang bekerja secara profesional.

“Bagaimanapun, teman teman wartawan adalah pengontrol kerja pemerintah. Yang kedua, untuk orang tua penerima, kegunaan BSM bukan setelah terima dananya terus dipergunakan untuk beli barang seperti HP,” canda wanita berjilbab itu.

Tujuan pemerintah dengan program BSM ini, kata Rugaya, adalah untuk membantu anak–anak penerima BSM. Dia menegaskan bahwa bagi penerima BSM tidak ada biaya administrasi atau pungutan apapun. (in/hio)

 

Subscribe

Masukkan alamat email pada kolom bawah ini untuk mendapatkan pembaharuan artikel terkini www.Hidayatullah.or.id langsung di email Anda.