Reaktualisasi Spirit Muharram dari KH. Abdullah Said

berhijrah ilustrasiMERAPIKAN Shaff dan membenahi jamaah dengan mempertajam garis komando merupakan kerja paling mendasar dan paling mendesak selalu yang harus setiap tahun disegarkan. Sebab, itulah modal dasar kekuatan kita yang harus selalu dijaga dengan baik.

Maka perlu penyegaran kembali eksistensi keberadaan kita kalau kita ini satu jamaah yang kita telah bangun bersama-sama. Merakit dan menguatkan ulang yang longgar ikatannya. Menambal dan menjahit lagi kain yang robek. Memasang dan menguatkan kancing yang mulai goyah.

Mencoba memasang mana yang lepas bila memang masih mungkin, mendorong maju yang nampak mulai ketinggalan agar nampak bisa lebih rapi, memperbaiki posisi mana yang kurang pas letaknya.

Sehingga setiap selesai pertemuan langsung terasa adanya suasana lebih segar, semangat kembali meningkat. Rasa berjamaah kembali lebih merasuk, dan melahirkan tekad untuk membayar kekeliruan yang sudah terlanjur sebagai utang yang perlu dibayar di hari esok.

Jangan sampai kita terlalu laju melangkah dan memacu program pelayanan dan pengembangan lembaga, sementara kondisi barisan dan jamaah dalam keadaan morat marit.

Maka dapat kita bayangkan akan menjadi ibarat lilin, kita sementara menerangi sekitar sementara kita sendiri pelan-pelan hancur ke dalam. []

____________
Sepenggal spirit pendiri Hidayatullah, KH Abdullah Said Rahimahullah yang disampaikan pada 1 Muharram 1413 H di Balikpapan.

Subscribe

Masukkan alamat email pada kolom bawah ini untuk mendapatkan pembaharuan artikel terkini www.Hidayatullah.or.id langsung di email Anda.