Jelang Ramadhan, Kampus Hidayatullah Mantapkan Persiapan

Songsong Ramadhan Mulia, Sejumlah Kampus Hidayatullah Mantapkan PersiapanHidayatullah.or.id — Bulan suci Ramadhan tak terasa telah menjelang. Kurang lebih sebulan lagi bulan mulia ini akan menyapa kita. Dalam rangka menyambut Ramadhan Mulia yang sangat istimewa ini, Kampus Hidayatullah berbenah diri.

Seperti misalnya dilakukan Kampus Hidayatullah Makassar Sulawesi Selatan. Pembangunan berupa pengecoran konstruksi Masjid Umar Al Farouq di Pondok Pesantren Hidayatullah yang beralamat di Jalan Poros BTP Tamalanrea, Makassar, ini terus dikebut.

Pengasuh Pondok Pesantren Hidayatullah Irfan Yahya,  mengharapkan pengecoranakan ini segera rampung Juni mendatang, agar bisa digunakan untuk amaliyah Ramadan 1436 Hijriyah.

“Semoga dapat kejar target selesai Ramadan dan semoga dermawan para donaturnya semakin banyak,” ucap Irfan.

Irfan yang juga sektertaris anggota DPD RI Abdul Aziz Qahhar Mudzakkar ini mengatakan, pengecoran plat masjid di sisi selatan depan berjalan lancar.

Hingga, awal Mei total donasi jamaah dan dermawan masuk Rp 250 juta. Ada utang dalam bentuk barang senilai Rp 100 juta, utang tunai Rp 200 juta. Jadi total ada Rp 550 juta dari total asumsi kebutuhan pembangunan Rp 2 M.

Masjid ini kana digunakan sekitar 1000-an santri dan warga untuk kegiatan bagian ponpes. Usai finishing seperti mihrab, teras dan tampilan luar, yang agak besar dananya u ke depan rehab bagian atap dan kubahnya.

Sementara itu, penambahan lokal Masjid Arriyadh Kampus Hidayatullah Pusat Gunung Tembak Balikpapan, juga dilakukan pengecoran pada Rabu, pagi ba’da subuh di Masjid Ar-Riyadh, akhir April lalu.

Panitia Pembangunan Masjid Agung ar-Riyadh Balikpapan mengadakan pengecoran lantai dua Masjid. Pengecoran berlangsung hingga pukul pukul 08.30 keesokan harinya.

Proses pengecoran juga melibatkan puluhan santri pilihan, dari MTs dan MA Raadhiyatan Mardhiyyah Putra.Tak ketinggalan seluruh mahasiswa STIS Hidayatullah Balikpapan.

“Terasa indah karena semua orang ingin mengambil bagian dalam kesuksesan pembangunan masjid. Salah satu motivasi para santri dalam pengecoran ini adalah membangun masjid sama halnya kita membangun rumah di Surga. Karena begitulah sabda Nabi melalui Hadits”, ujar Arbain, salah seorang santri.

Pembangunan Masjid memang sengaja dikebut. Sebab sesuai rencana, masjid yang berukuran 40×80 ini akan digunakan untuk acara Munas IV Hidayatullah yang akan digelar pada tanggal bulan Muharram 1437H bertepatan bulan November 2015.

Selain itu Masjid Ar-Riyadh bukan sekedar masjid pada umumya. Shalat wajib lima waktu di masjid ini dihadiri sedikitnya 600-an jamaah setiap shalat 5 waktu. (hio/ybh)

Subscribe

Masukkan alamat email pada kolom bawah ini untuk mendapatkan pembaharuan artikel terkini www.Hidayatullah.or.id langsung di email Anda.