Polda Beri Jaminan Keamanan Munas IV Hidayatullah

kapoldda kaltim memberikan arahan di hidayatullah gutemHidayatullah.or.id — Aparat keamanan yakni polisi akan turut mensukseskan helatan akbar Musyawarah Nasional (Munas) IV Hiadyatullah yang akan digelar di Kota Balikpapan, awal November mendatang.

Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kalimantan Timur, Irjen Pol Safarudin, menegaskan pihaknya siap mengamankan acara yang berlangsung selama 4 hari tersebut mulai tanggal 7 hingga 10 November tersebut.

“Polda Kaltim siap memberikan jaminan keamanan selama penyelenggaraan Munas berlangsung,” kata Kapolda saat melakukan anjangsana silaturrahim ke Kampus Hidayatullah Gunung Tembak, Jum’at pekan lalu.

Perwira tinggi polisi yang juga mantan Wakabag Intelkam Polri ini mengatakan pihaknya juga siap memenuhi kebutuhan tenda properti milik Kapolda lengkap dengan tempat tidurnya yang akan diperuntukan sebagai tempat tinggal sementara ratusan santri selama event munas berlangsung.

Untuk diketahui, pemetaan lokasi tempat penyelenggaraan Munas yang akan digunakan ribuan peserta akan menyerap penggunaan seluruh bangunan yang ada, termasuk asrama 3 gedung asrama santri.

“Saya kira ini Musyawarah Nasional Hidayatullah yang sungguh luar biasa, sebab ini adalah even akbar yang diselenggarakan oleh santri,” kata Irjen Safaruddin.

Mantan Kapolda Kalimantan Barat ini menyatakan bahwa acara Munas yang diselenggarakan Hidayatullah ini begitu unik. Keunikannya, kata dia, yaitu dari peserta munas itu sendiri yang merupakan santri-santri jebolan Pesantren Hidayatullah Gunung Tembak.

“Sebetulnya yang akan menghadiri Munas ini juga kan adalah dahulunya adalah santri alumni sini yang kemudian ditugaskan untuk melakukan syiar agama (Islam) di berbagai pelosok Indonesia. Di sini mereka akan berkumpul lagi,” ujarnya.

Kapolda menuturkan, mungkin akan ada hal-hal baru, metode-metode baru, serta evaluasi yang lahir dari peserta dari berbagai daerah terhadap organisasi ini, yang berujung pada bagaimana pengembangan Islam ke depan di daerah masing-masing.

“Sebab saya yakin, santri-santri (peserta Munas) dari daerah pasti mendapati dan menghadapi permasalahan-permasalahan dan hambatan-hambatan,” imbuhnya.

Kapolda berharap semoga dari Musyawarah Nasional Hidayatullah yang ke-IV ini akan lahir solusi yang bisa ditelurkan untuk maslahat umat dan bangsa.

“Sebagai aparat kepolisian, saya sangat berharap Hidayatullah tetap konsisten memberikan syiar-syiar agama dan konsisten menjaga keamanan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,“ harapnya.

Beliau menambahkan, tugas pokok kepolisian sebagaimana yang diamanatkan oleh undang-undang adalah memelihara dan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Sehingga pada kesempatan itu juga, mantan Kapolres Surabaya Timur ini juga berharap santri Hidayatullah terus turut membantu menyelesaikan tugas polisi tersebut.

Kapolda mengatakan, apabila nanti santri Hidayatullah telah menyebar ke seluruh penjuru Indonesia, maka merekalah yang akan menyebarkan rahmatan lil ‘alamin kepada seluruh masyarakat.

“Artinya, kalian telah membantu polisi menjaga keamanan dalam masyarakat. Dan kalau sudah demikian, maka tugas polisi sudah selesai,” kelakarnya seraya memberi motivasi. (Rizky Kurnia Syah)

Subscribe

Masukkan alamat email pada kolom bawah ini untuk mendapatkan pembaharuan artikel terkini www.Hidayatullah.or.id langsung di email Anda.