Hidayatullah Pembawa Dakwah Islam yang Damai

Wakil Presiden M. Jusuf Kalla membuka Munas ke IV Hidayatullah Sabtu, (7/11/2015) di pondok Pesantren Hidayatullah, Gunung Tembak, kota Balikpapan. Foto : KlikBalikpapan.co/Esa Fatmawati

Wakil Presiden M. Jusuf Kalla membuka Munas ke IV Hidayatullah Sabtu, (7/11/2015) di pondok Pesantren Hidayatullah, Gunung Tembak, kota Balikpapan. Foto : KlikBalikpapan.co/Esa Fatmawati

Hidayatullah.or.id — Wakil Presiden M. Jusuf Kalla dalam sambutannya di Pondok Pesantren Hidayatullah Balikpapan saat membuka Munas ke IV Hidayatullah Sabtu, (7/11/2015) menyatakan Hidayatullah sebagai organisasi Islam tumbuh begitu cepat karena selalu memberikan kemajuan dalam berdakwah

“Hidayatullah telah hadir sebagai organisasi keagamaan yang damai dan konsisten dalam berdakwah. Di seluruh Indonesia Hidayatullah selalu memberikan dakwah baik yang didukung masyarakat. Pertumbuhan Hidayatullah cepat dibanding organisasi lain. Saya harap, semoga Hidayatullah dapat berdakwah dengan lebih baik lagi,”kata Wapres.

Wapres mengatakan bahwa dirinya selalu menekankan dimanapun berada, salafi yang diharapkan iyalah hasanah, baik di dunia ataupun di akhirat. Baik NU, Muhammadyah, Hidayatullah dari semua kalangan muslim. Penekanan pada keseimbangan kehidupan dan ibadah wajib dilakukan. Karena keseimbangan maka akan timbul kesejahteraan dan keadilan bangsa. Jadi negara menjadi kuat.

Menurutnya, pemikiran radikal rawan tumbuh dalam negara yang rusak secara ekonomi dan dan pemerintahannya. Karena rakyat berkelahi, muncul pemikiran radikal. Oleh karenan seluruh umat muslim Indonesia ahrus berjuang membangun ekonomi dan agama bersama-sama secara seimbang.

“Kekayaan di Kalimantan Timur jadikan demi kemakmuran rakyat. Jangan menggantungkan pada orang-orang luar yang hanya mengeksploitasi dan akhirnya menyisakan kerusakan. Gunakan untuk kemajuan bangsa, kemakmuran bangsa,”

Jusuf Kalla juga mengajak umat muslim untuk melakukan dakwah, berusaha tumbuh secara ekonomi, dan membesarkan agama Islam. Hingga hadir kemakmuran bagi bangsa dan terhindarndari marabahaya, sejahtera dan beriman.

“Kita selalu ingin menciptakan Islam yang rahmatan lil alamin. Ingin agar Islam di Indonesia saling menghargai dan toleran. Cinta damai, tanpa kekerasan. seperti itulah yang diperjuangkan Hidayatullah. Semua selalu dimulai dari pendidikan. Dengan upaya meninggikan akhlak dan peradaban,” tuturnya.

Sumber: KlikBalikpapan.co

Subscribe

Masukkan alamat email pada kolom bawah ini untuk mendapatkan pembaharuan artikel terkini www.Hidayatullah.or.id langsung di email Anda.