Dibutuhkan, Generasi Ikhlas untuk Indonesia Bermartabat

Hidayatullah.or.id – Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon, memuji ormas Islam yang memiliki kader berkarakter pemberani dan ikhlash dalam berdakwah. Karakter ini dibutuhkan dalam pembangunan bangsa.

“Untuk menuju Indonesia bermartabat, saya kira memerlukan ini,” ujarnya dalam acara pembukaan Rakerwil Hidayatullah Jabodebek di Ciracas, Jakarta Timur, Jumat, 17 Jumadil Awwal 1437 (26/02/2016).

Ia mengatakan, dalam dakwah, sangat banyak tantangan yang dihadapi ormas Islam maupun para dai. Tantangan itu bisa membuat pelaku dakwah kehilangan jati diri.

“Kita harus punya suatu basis yang kuat,” ujarnya pada acara di Gedung BPLM (CEVEST) Kementerian PDT & Transmigrasi, Jl Pengantin Ali itu.

Basis tersebut, lanjut politis Partai Gerindra ini, di antaranya meliputi aspek keagamaan dan keorganisasian.

Di sisi lain, Fadli Zon memandang optimis, tidak ada hambatan berarti bagi gerakan dakwah di Indonesia. “Kecuali kita berdiam diri,” imbuhnya di depan 200-an dai.

Oleh karena itu, ia berpesan agar ormas Islam turut andil mempersiapkan calon-calon pemimpin Indonesia ke depan.

“Mudah-mudahan Hidayatullah berperan mengedukasi (masyarakat) supaya jangan salah memilih pemimpin. Kalau salah, (dampaknya) bisa lima tahun, sepuluh tahun, dan seterusnya,” harapnya.

Dalam rangka itu, kata Fadli Zon, ormas Islam terlebih dahulu harus mendapat kepercayaan oleh umat dan masyarakat. Kepercayaan itu pun harus dijaga.

Agar dipercaya, ormas Islam mesti menumbuhsuburkan semangat kesukarelaan dalam gerakannya. [Baca: Ormas Islam Dinilai Sudah Tepat di Jalur Dakwah, bukan Politik]

Mendekati Masyarakat

Sementara itu, Ketua Umum DPP Hidayatullah, Dr (cand) Nashirul Haq, mengatakan, di antara program pendekatan kepada umat adalah dengan mengajak kembali ke al-Qur’an.

“Kita datang ke rumah-rumah, bukan meminta sumbangan, tapi memberikan sumbangan. Sumbangannya apa? Kita mengajarkan al-Qur’an,” ujarnya dalam rakerwil bertema “Meneguhkan Jati Diri Bangsa Menuju Indonesia yang Bermartabat” ini.

Terkait kepemimpinan, ia mengatakan, ormas Islam sepatutnya mulai bergerak secara masif untuk melahirkan para pemimpin Indonesia.

Ormas Islam pun perlu meyakinkan masyarakat, bahwa, kata dia, “Kalau bapak-ibu mau selamat, pemimpin kita ini harus yang dekat sama Allah, bukan cuma dekat sama rakyat. (Hidcom)

Subscribe

Masukkan alamat email pada kolom bawah ini untuk mendapatkan pembaharuan artikel terkini www.Hidayatullah.or.id langsung di email Anda.