Alhamdulillah, Wisuda Perdana SMP Hidayatullah Dapurang

Wisuda Perdana SMP Darul Hijrah, Hidayatullah Dapurang2 Wisuda Perdana SMP Darul Hijrah, Hidayatullah DapurangHidayatullah.or.id – Selaras dengan tema, “Dengan Ilmu dan Syariah Hidup Lebih Terarah dan Berkah, Dengan Teknologi Hidup Jadi Mudah dan Indah”, penamatan murid SMP Darul Hijrah Kampus Hidayatullah Dapurang yang perdana itu menjadi menyenangkan hati orangtua dan gurunya.

Satu persatu remaja berseragam putih-putih itu memasuki masjid langsung melaksanakan sholat sunnah tahiyyat masjid. Begitu juga di seberang hijab berbahan kayu yang baru saja sejam lalu dirampungkan, para siswi santriwati dengan seragam serupa juga melakukan hal yang sudah otomatis sebagaimana keseharian mereka kalau memauski masjid.

Merekalah para siswa calon wisudawan SMP Darul Hijrah Pesantren Hidayatullah Kecamatan Dapurang, Kabupaten Mamuju Utara, Provinsi Sulawesi Barat.

Syawal Latif, A.Ma selaku master of ceremony (MC) yang juga pendidik di sekolah itu memulai dengan sebuah hadits tentang keutamaan mengucapkan salam sebelum memulai protokolernya di acara tersebut.

Disyahdukan dengan lantunan ayat-ayat Allah sungguh menambah suasana di masjid Abu Bakar itu menjadi teduh dan menyegarkan sesegar suasana kampusnya dan sekira 200 hadirin tenggelam dalam dalamnya kandungan kalamullah yang dilantunkan oleh Gufron salah seorang calon wisudawan.

Dihadapan hadirin dan dihadiri camat Dapurang, Suhardi, S.Pd. Kepala sekolah Abdul Majid, S.Pd.I membenarkan sambutan M. Tauhid Samailu, S.Pd. yang menyebutkan keberhasilan mereka hingga bisa menamatkan karena kerja sama dari masyarakat, walimurid dan pemerintah yang tentunya atas maunah Allah Sang Penggerak Hati.

Menurutnya dengan penuh yakin, Darul Hijrah adalah awal membangun karakter di bilangan Bulubonggu khususnya dengan menerapkan pendidikan berbasis tauhid yang seluruh peserta didiknya diasramakan untuk memudahkan kontrol pembentukan akhlak keseharian mereka.

Dan, di atas lokasi kampus seluas tiga hektar yang dirancang untuk mereka nyaman menimba dan menerapkan ilmu agama yang mereka tuntut itu juga telah direncanakan agar mampu memandirikaan dengan memenuhi ruang-ruang kosongnya ditanami kelapa sawit berkualitas tinggi.

Senada dengan ketua yayasan Habibi Nursalam, ketua pengurus wilayah Hidayatullah Sulawesi Barat Drs. Imron M. Djufri menguatkan kepada pemerintah dan masyarakat rasa kepemilikan pesantren yang berada di desa Bulubonggu ini.

“Adanya pesantren ini merupakan swaka generasi, melihat kondisi kekinian yang sangat tidak kondusif untuk mengantar anak menjadi sholeh dan (upaya membangun pesantren) ini kita lakukan serentak di Sulawesi Barat,” imbuhnya.

Ia menambahkan, “Kegiatan kami terbuka dan bisa di awasi oleh semua lapisan masyarakat termasuk penegak hukum terkait hal-hal yang dianggap sebaagai upaya sparatisme”.

Kapolsek Sarudu, Duripoku dan Dapurang, AKP Jubaidi, SH, juga urun saran melalui sambutannya dengan gaya familiarnya, “Mari kita ciptakan suasana yang aman dan menggembirakan, polisi tidak akan bisa menjalankan tugasnya kalau tidak ada partisipasi dari masyarakat dan kita semua”.

“Masa depan masyarakat Indonesia ada di tangan adik-adik semua, jangan mau dimanfaatkan oleh kelompok-kelompok yang mengatasnamakan agama tertentu yang bisa mengancam keutuhan NKRI” hal ini ia sampaikan karena kajian kondisi masyarakat yang sudah terindikasi memecah-belah.

Belum lagi ancaman narkotika dan barang-barang haram lainnya, Kapolsek yang baru bertugas 2 bulan itu menegaskan agar santri juga mendapatkan pendidikan praktis tentang hal yang bisa menyuramkan masa depan calon penerus perjuangan bangsa ini. */ Bashori Abu Basya

Subscribe

Masukkan alamat email pada kolom bawah ini untuk mendapatkan pembaharuan artikel terkini www.Hidayatullah.or.id langsung di email Anda.