Adi Sasono Tokoh Pejuang Kemandirian Ekonomi Umat

Ketua Umum DPP Hidayatullah KH Nashirul Haq

Ketua Umum DPP Hidayatullah KH Nashirul Haq

Hidayatullah.or.id – Indonesia kembali kehilangan salah satu putra terbaiknya. Mantan Menteri Koperasi dan UKM Adi Sasono meninggal dunia pada pukul 17.20 WIB di Jakarta, Sabtu (13/08/2016).

Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Hidayatullah, Ust Nashirul Haq, MA, mengatakan Hidayatullah menyampaikan belasungkawa mendalam atas meninggalnya tokoh cendikiawan tersebut.

“Kita merasa kehilangan dengan kepergiannya. Beliau adalah seorang aktivis, tokoh, dan cendekiawan muslim yang telah berkiprah untuk umat dan bangsa,” kata Nashirul Haq di Jakarta, Ahad.

Dikatakan Nashirul, Adi Sasono adalah sosok pejuang yang konsisten menyuarakan gerakan kemandirian bangsa dan komitmennya tidak diragukan dalam menggerakkan ekonomi kerakyatan.

“Jasa-jasanya begitu besar dalam menggagas dan membangun ekonomi kerakyatan. Perjuangan beliau harus dilanjutkan demi terwujudnya kemandirian ekonomi umat dan kesejahteraan rakyat,” ujarnya.

Adi Sasono sudah lama mengenal Hidayatullah dan pernah berinteraksi langsung dan pemikiran dengan pendiri Hidayatullah Ustadz Abdullah Said Rahimahullah.

BACA JUGA

Adi Sasono beberapa kali berkunjung ke kampus Pesantren Hidayatullah Pusat Gunung Tembak. Termasuk ketika beliau turut mendampingi “Guru Bangsa”, BJ Habibie, yang ketika itu menjabat sebagai Menteri Negara Riset dan Teknologi menghadiri acara pernikahan massal mubarak 61 pasang santri tahun 1994.

Terakhir beliau hadir pada acara Silaturrahim Nasional (Silatnas) 2013 lalu yang menjadi salah satu pembicara seminar ekonomi dalam rangkaian acara silatnas Hidayatullah yang digelar di tempat yang sama.

“Selamat jalan sang pejuang, semoga Allah mengampuni dan merahmatinya, menerima seluruh kebaikan dan amal shalehnya serta memberi tempat yang terbaik di dalam surgaNya,” demikian beliau mewakili keluarga besar Hidayatullah.

Sebelumnya, kondisi fisik almarhum Adi Sasono sempat memburuk yang dimana beliau memiliki penyakit lever yang diderita sejak tahun 1999 dan sempat sempat menderita kanker usus besar.

Pada Rabu (10/8/2016), keluarga berinisiatif membawa beliau ke RS Mayapada di Lebak Bulus. Setelah dirawat dan diberi infus, kondisi Adi Sasono tidak kunjung membaik.

Pada Sabtu (13/8/2016) pukul 10.00 WIB, kondisi fisik Adi Sasono semakin menurun. Menurut Arya Wibisono, anak pertama almarhum Adi Sasono, ayahnya mulai sulit bicara dan tubuhnya demam. Dokter pun sempat memasangkan alat bantu pernapasan.

“Tensi mulai menurun, sempat beliau memakai alat bantu pernapasan. Pukul 16.30 WIB mulai hilang kesadaran. Kemudian pada pukul 17.20 WIB beliau dinyatakan menghembuskan napas terakhir oleh dokter,” ungkap Arya dikutip media.

Rencananya jenazah Adi Sasono akan dimakamkan di TPU Tanah Kusir hari ini, Ahad (14/8/2016) sekitar pukul 12.30 WIB. (ybh/hio)

Subscribe

Masukkan alamat email pada kolom bawah ini untuk mendapatkan pembaharuan artikel terkini www.Hidayatullah.or.id langsung di email Anda.