Delapan Pasang Santri Ikuti Nikah Mubarak di Towuti

Nikah Massal Towuti4 Nikah Massal Towuti3 Nikah Massal Towuti2Hidayatullah.or.id – Alhamdulillah, sebanyak delapan pasang kader Pesantren Hidayatullah menikah serentak di Masjid Abdul Aziz, Pesantren Hidayatullah, Desa Asuli, Kecamatan Towuti, Sorowako, Sulawesi Selatan, Senin (23/1/2017).

Hadir dalam kesempatan tersebut pembina Pesantren Hidayatullah Makassar Ustadz Ir Abdul Aziz Kahar Mudzakkar dalam acara tersebut yang juga memberikan taushiah pernikahan.

Nikah massal merupakan agenda Pesantren Hidayatullah Towuti. Mereka yang dinikahkan adalah santri yang berasal dari berbagai daerah seperti Batam, Kalimantan Timur, Parepare, Palopo, Luwu Utara dan Pekanbaru Provinsi Riau.

Khusus Kecamatan Towuti berasal dari Desa Rauta dan Matompi. Setiap mempelai pria dibebankan Rp 3 juta untuk keperluan administrasi pernikahan dan untuk keseluruhan rangkaian acara.

Setelah acara pembacaan ijab-kabul nikah semua pasangan mempelai pulang merayakan syukuran di rumah-rumah mempelai wanita yang telah disediakan oleh panitia.

Turut hadir camat Towuti Alimuddin Nasir, Kepala Kementrian Agama Luwu Timur Abubakar.

Kisah Unik

Dari serangkaian acara pernikahan massal yang di kalangan Hidayatullah diistilahkan dengan “Pernikahan Massal Mubarak” itu, terselip kisah haru. Seperti dialamai oleh peserta bernama Nashrullah ini.

Ceritanya, Nashrullah baru saja mendapat amanah dari dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Hidayatullah (STIEHID) Kota Depok menuju Makassar dalam rangka tugas di daerah.

Karena tempat tugasnya di Luwu, Nasrullah yang baru tiba itu memilih transit di Yayasan Al Bayan Hidayatullah Makassar beberapa hari.

Di Makassar, Nashrullah bertemu dengan Abu Abid yang tak lain merupakan penanggujawab walimah di Sorowako.

Karena memang pada saat itu masih kurang peserta laki-laki, Nasrullah kemudian ditawari untuk ikut menikah. Alhamdulillah dengan kebesaran jiwannya Nashrullah menyambut hangat tawaran itu.

Akhirnya Nasrullah benar-benar menikah dan mendapatkan seorang wanita cantik sholehah yang juga merupakan alumni Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Hidayatullah (STISHID) Balikpapan, Kalimantan Timur.

“Disuruh gali parit aja selalu siap, apa lagi disuruh nikah. Barakallahu alaikum, Nas,” kata salah seorang undangan. */ Arvah Bandule

Subscribe

Masukkan alamat email pada kolom bawah ini untuk mendapatkan pembaharuan artikel terkini www.Hidayatullah.or.id langsung di email Anda.