Jangan Banyak Alasan untuk Tingkatkan Kualitas Diri, Aktivis Dakwah Harus Produktif

BOGOR (Hidayatullah.or.id) – Selain membutuhkan usaha sungguh-sungguh dakwah juga menuntut produktivitas, utamanya dalam hal peningkatan ilmu dan amal.

“Seorang dai jangan ada banyak alasan dari meningkatkan kualitas diri dari sisi ilmu dan amal. Jangan karena ada kesibukan rutin sehari-hari jadi malas berdakwah, jadi kurang semangat menempa diri,” tutur Ketua Umum DPP Hidayatullah KH Nashirul Haq dalam acara Dauroh Marhalah Wustho di Villa Qur’an Hidayaturrahman, Caringin, Bogor, Jum’at (15/9).

Alumni Universitas Islam Madinah itu mencontohkan gairah para ulama terdahulu dalam mengatur waktu menjadi sangat produktif, utamanya dalam dakwah bil-qolam.

“Kitab Zaadul Maad itu ditulis oleh Ibnu Qayyim Al-Jauziyah dalam perjalanan haji. Kalau sekarang bisa kita bayangkan karena ada pesawat. Tapi itu dulu, dimana pergi haji dengan unta, seperti apa menulis di atas unta itu,” ucapnya.

Untuk itu aktivis dakwah jangan banyak mengeluhkan fasilitas. “Buktinya ulama terdahulu menulis bukan karena mudahnya kondisi hidupnya, sebagian di perjalanan juga ada yang menulis justru di dalam penjara,” urainya.

“Jadi produktif itu bukan soal fasilitas, tetapi azam yang kuat di dalam hati, ini kunci para dai dalam mengemban amanah dakwah,” pungkasnya.*/Abu Ilmia

Subscribe

Masukkan alamat email pada kolom bawah ini untuk mendapatkan pembaharuan artikel terkini www.Hidayatullah.or.id langsung di email Anda.