Ketum: Fokus Pengembangan Dai dan Pembinaan Masyarakat

Ketua Umum DPP Hidayatullah Nashirul Haq menerima cinderamata dari Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar dalam acara peluncuran Posdai dan Upgrading Dai se-Sulbar, Kamis (22/03/2018)

MAMUJU (Hidayatullah.or.id) – Ketua Umum DPP Hidayatullah Nashirul Haq mengatakan upgrading dai yang diselenggarakan di Kota Mamuju, Sulawesi Barat, yang dibuka hari ini, merupakan mata rantai dari program upgrading dai nasional yang dicanangkan oleh Hidayatullah lewat Pos Dai yang merupakan institusi internal yang fokus pada program pengembangan dai dan pembinaan masyarakat.

Hal itu dikatakan beliau ketika memberi sambutan dan arahan dalam acara pembukaan Upgrading dan Konsolidasi Pengurus Struktural Hidayatullah se-Sulawesi Barat di Aula Kantor Gubernur Sulbar, Kamis (22/03/2018).

“Sebagai ormas Islam yang care terhadap masalah agama dan sosial, Hidayatullah juga memberikan perhatian terhadap pembinaan umat Islam yang berada di daerah terpencil yang belum terjamah oleh dakwah secara maksimal,” katanya.

Beliau mengemukakan, Hidayatullah yang didirikan di Balikpapan pada tahun 1973 dalam bentuk pondok pesantren telah tersebar di 343 kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

Ia menambahkan, mewujudkan visi Islam sebagai agama Rahmatan lil alamin membutuhkan kerjasama antara semua pihak, terutama antara umat Islam dan para pengambil kebijakan di negeri ini, baik di daerah atau di pusat.

Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar menerima Ketua Umum DPP Hidayatullah Nashirul Haq didampingi jajaran dan pengurus DPW Hidayatullah Sulbar di kantornya, Kamis (22/03/2018)

“Alhamdulillah, sebagai ormas, Hidayatullah telah bekerja sama dengan beberapa instansi pemerintahan, diantaranya dengan Kementrian Desa, PDT dan Transmigrasi RI, juga Kementrian Agama,” katanya.

Diakhir penyampaiannya, Nashirul memberikan apresiasinya terhadap Gubernur Provinsi Sulawesi Barat Andi Ali Baal Masdar (ABM) yang telah berkenan membuka acara ini.

Dalam sambutannya, Gubernur ABM menyampaikan harapannya agar Hidayatullah terus mengambil peran dalam pembinaan masyarakat dengan mengedepankan aspek budaya dan kebijakan lokal.

“Para dai berperan besar dalam mengawal pembangunan negara ini agar tetap dalam naungan berkah dan Rahmat Allah Ta’ala,” kata mantan bupati Kabupaten Polewali Mandar dua periode ini.

ABM mengapresiasi peran Hidayatullah dan mendorong agar kiprahnya semakin meluas dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Turut Hadir dalam acara ini perwakilan Kepala Kepolisian Daerah (Polda) Sulbar, Anggota Dewan Mudzakarah Hidayatullah Naspi Arsyad, Lc, Ketua Departemen Hubungan Antar Lembaga DPP Hidayatullah Jamaluddin Nur, M.Pd.I, serta para perwakilan dai Hidayatullah se-Sulbar yang sekaligus menjadi peserta Upgrading dai yang akan berlangsung selama 3 hari di Kabupaten Mamuju. */Naspi Arsyad

Subscribe

Masukkan alamat email pada kolom bawah ini untuk mendapatkan pembaharuan artikel terkini www.Hidayatullah.or.id langsung di email Anda.