Dakwah itu Perlu Kesungguhan, Kerja Keras dan Munajat

JAKARTA (Hidayatullah.or.id) — Dakwah bukanlah persoalan mudah, menekuninya tak cukup hanya berbekal ilmu agama atau kemampuan retorika.

Hal tersebut dijelaskan secara gamblang oleh Ketua Umum DPP Hidayatullah Dr. Nashirul Haq, MA saat memberikan sambutan dalam Peresmian Gedung Pusat Dakwah Hidayatullah yang juga turut dihadiri oleh Wakil Presiden Muhammad Jusuf Kalla, Jum’st (11/10/2019)

“Kami dalam dakwah memegang doktrin dari para perintis Hidayatullah, yang penting ada kesungguhan, kerja keras, munajat kepada Allah Ta’ala. Insya Allah bantuan Allah SWT tidak akan pernah datang terlambat,” tegasnya di hadapan ratusan hadirin dan hadirat.

Kemudian, pria yang juga anggota Dewan Pertimbangan MUI itu mengutip sebuah pepatah Bugis seraya melanjutkannya dengan menukil firman Allah Ta’ala di dalam Al-Qur’an.

“Reso temmangingi namalomo naletei pammase dewata,” kata Nashirul. Artinya, kerja keras dengan penuh keikhlasan dan tak lupa berdoa agar tujuan kita dapat tercapai.

“Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridhaan) Kami, benar-benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sesungguhnya Allah benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik.” (QS. Al-Ankabut [29]: 69).

Hidayatullah sebagai ormas memiliki program utama (mainstream) yakni dakwah dan tarbiyah (pendidikan).

“Kami ingin hadir bersama pemerintah dan seluruh komponen umat ikut serta mencerdaskan kehidupan bangsa dan meningkatkan kesejahteraan umat,” tutupnya kepada para insan media selepas acara.

Menurut Nashirul, gedung ini akan difungsikan untuk kegiatan dakwah, seperti belajar dan mengajar Alquran, pelayanan konsultasi keluarga, kajian keislaman, pelatihan para dai, dan tempat pertemuan para tokoh Islam guna membicarakan solusi atas persoalan umat.

Ia menambahkan, Pusat Dakwah Hidayatullah telah menetapkan kegiatan dakwah dan pendidikan sebagai program arus utama organisasi. Program dakwah dilakukan oleh para dai yang tersebar di 352 Dewan Pengurus Daerah (DPD) Hidayatullah, sedang program pendidikan telah dijalankan oleh seluruh penyelenggara pendidikan Hidayatullah, dari tingkat SD hingga perguruan tinggi.

Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua MPR Bambang Soesatyo, Walikota Jakarta Timur M. Anwar, Pimpinan Umum Hidayatullah KH Abdurrahman Muhammad, Ketua DPPUH KH DR Abdul Mannan, Ketua Umum DPP Hidayatullah KH Nashirul Haq.

Hadir pula perwakilan keluarga besar pewakaf Haji Abdul Karim Loebis, sesepuh Hidayatullah H. Susilo dan H. Fuad Hasan Masyhur, para ulama dan tokoh masyarakat, pimpinan ormas Islam tingkat pusat, serta seluruh ketua DPW Hidayatullah dari 34 provinsi di Indonesia.

Sementara Wapres didampingi Kepala Sekretariat Wapres Mohamad Oemar, Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Pembangunan Manusia dan Pemerataan Pembangunan Bambang Widianto, Staf Khusus Wapres Bidang Ekonomi dan Keuangan Wijayanto Samirin serta Staf Khusus Wapres Bidang Penanggulangan Kemiskinan dan Otonomi Daerah.*/

Subscribe

Masukkan alamat email pada kolom bawah ini untuk mendapatkan pembaharuan artikel terkini www.Hidayatullah.or.id langsung di email Anda.