Hidayatullah Jabar Training Guru dan Dai Cerdas Hukum

BANDUNG (Hidayatullah.or.id) — DPW Hidayatullah Jawa Barat menggelar Training Hukum Bagi Guru dan Da’i Hidayatullah se-Jawa Barat bertema “Menyiapkan Guru dan Da’i Cerdas Hukum untuk Membangun Jawa Barat Bermartabat” bertempat di aula Yayasan Hayatan Thayyibah Hidayatullah Bandung, Jalan R. Endang Suwanda No. 18 A, Cimuncang, Padasuka, Bandung, Ahad (28/3/21).

Acara yang dihadiri pengurus DPW, DPD Hidayatullah se-Jawa Barat ini menghadirkan narasumber Kepala Departemen Hukum Hidayatullah Pusat DR. Dudung A. Abdullah, S.H, dan Kepala Departemen Hukum DPW Hidayatullah Jawa Barat Hidayatullah S.Hi. M.Ag.

Ketua DPW Hidayatullah Jawa Barat Taufik Wahyudiono, S.Pd, dalam sambutannya menyampaikan pentingnya acara tersebut. “Training hukum ini penting dan perlu dipahami oleh para guru, dai, dan pengasuh santri,” ujarnya.

“Dalam kondisi saat ini, kita sering melihat dan mendengar di media ada guru atau dai yang terkena kasus. Ada yang selesai dengan cara kekeluargaan, ada yang sampai ke pengadilan bahkan ada yang dipenjara,” imbuhnya.

“Kita harus berhati-hati. Kadang ada santri yang membuat ulah, melanggar aturan sehingga bermasalah. Ini menguji kesabaran. Di sini kita justru harus belajar sabar dan ikhlas,” ungkap Taufik.

Sementara itu, Dudung, yang juga menjabat Direktur Lembaga Bantuan Hukum Hidayatullah (LBHH) mewanti-wanti dengan penggunaan media sosial, “Jangan sampai hanya karena jari-jari kita yang genit dan ceroboh kita akan terjerat hukum,” ujarnya.

“Jika bicara harus berbasis data dan fakta yang kuat, jangan asal ngomong, khawatir kita dikriminalisasi, yang berujung masuk penjara,” kata pria kelahiran Majalengka yang banyak menangani guru dan da’i yang terjerat masalah hukum ini.

Dudung juga menyarankan jika akan men-share berita harus disaring terlebih dahulu.

“Kita harus cerdas menggunakan media sosial, Gunakan media sosial itu untuk kebaikan, untuk dakwah, untuk bisnis yang halal, atau program lainnya, Kita juga harus pandai memilih konten berita mana yang shahih mana yang hoax. Saring dulu sebelum di-share.”

Lebih jauh Abah Dudung, demikian panggilan akrabnya, mengajak peserta training untuk mengetahui Undang-undang tentang Perlindungan Anak dan Undang-undang ITE (Informasi dan Transaksi Elektronik).

“Jangan iseng yang bisa berakibat fatal. Hati-hati dengan konten cabul atau porno, sara, ancaman, kesusilaan, muatan judi, pencemaran nama baik, dan hal-hal yang merugikan konsumen,” ujar pria yang pernah menjabat sebagai Ketua STIE Hidayatullah Depok, Jabar ini.

Sedangkan Kepala Departemen Hukum DPW Hidayatullah Jabar, Hidayatullah, S.Hi, M.Ag menyampaikan beberapa tips terkait seseorang yang sedang berhadapan dengan kasus hukum.

“Tidak usah panik, tetap tenang, kenali kasusnya, kita minta keterangan, dan ketahui dasar hukumnya,” ujarnya.

Selain itu, kata Hidayatullah, “Jika seseorang berhadapan dengan masalah hukum mintalah didampingi oleh orang terdekat kita, tunjuk penasihat hukum, hindari bicara yang tak penting, kumpulkan alat bukti, dan jangan takut aparat,” kata advokat di kantor hukum DRDR ini.

Tips lainnya yaitu, “Jangan menghindar dan jangan coba-coba menyuap,” tegasnya.

Acara yang diselingi humor Abah Dudung ini berlangsung lancar dan penuh semangat dari seluruh peserta.*/Dadang Kusmayadi