Mushida Sumut Gelar Raker dan Rakerda Gabungan

DELI SERDANG (Hidayatullah.or.id) — Muslimat Hidayatullah (Mushida) Sumatera Utara menyelenggarakan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) sekaligus Rakerda gabungan di Deli Serdang, belum lama ini.

Perhelatan ini dihadiri oleh 50 peserta dari 15 Pengurus Daerah (PD) Mushida se-Sumut. Mulai dari daerah yang mayoritas hingga minoritas umat Islamnya.

Pembukaan acara dipandu oleh MC acara dirangkai oleh beberapa sambutan. Diawali dari ketua panitia, Sariya Ningsih, dengan ucapan terima kasihnya pada kepanitiaan Rakerwil kali ini.

Dilanjutkan oleh taujih dan sambutan oleh Ali Ibrahim Akbar selaku Ketua Yayasan Hidayatullah Kampus Utama Medan. Ali menyampaikan kisah tentang sosok Muhammad Al Fatih.

Dia mengutarakan bagaimana sosok belia ini bisa menaklukkan Konstantinopel. Ali pun menuturkan latar belakang gilang gemilangnya prestasi Muhammad Al Fatih di usia yang terbilang muda.

“Ibunya dengan ikhlas dan sabar menitipkan agar Muhammad Al Fatih dididik oleh Syekh Syamsuddin,” kata Ali. Kata dia, hal ini seyogyanya gambaran peran Mushida dalam miniatur peradaban pada rumah tangganya.

Di kesempatan yang sama, Ketua DPW Hidayatullah Sumut, Ust Subur Pramudya, berkenan meluangkan waktu membuka acara tersebut yang diawali dengan taushiahnya.

Subur memberikan tamsil bahwa orang yang berjuang di medan dakwah itu seperti berada di sebuah kapal besar. Jika kita tidak suka atau tidak betah di kapal, maka jangan lantas membocori kapal karena semua penumpang bisa tenggelam.

“Jangan ‘bocori’ kapal karena kita akan tenggelam, tapi bersabarlah serta utarakan keluhan yang dialami kepada kepala armada atau ABK sambil menunggu kapal bersandar sampai tujuan,” beber Subur Pramudya dalam sambutan sekaligus membuka acara.

Dia melanjutkan, maka dari itu sebagai para istri pejuang alangkah baiknya agar selalu mendukung dakwah pasangannya melalui iman dan ikhlas. Karena perjuangan itu tidak mudah.

“Walaupun nampaknya dalam berjuang itu menderita tapi hakikatnya kita bahagia, dan itu hanya bisa dirasakan namun susah diteorikan,” tambah dai jenaka yang selalu semangat ini.

Kegiatan yang dilangsungkan dua hari berturut-turut ini berisi ragam agenda, salah satunya adalah materi kelembagaan, laporan tahunan Pengurus Wilayah (PW) yang langsung dipandu oleh ketua, Ustazah Mujiatun.

Kegiatan juga dirangkai dengan konsolidasi setiap daerah, arahan, dan taujih oleh ketua Murobbiyah Wilayah (MW).

Setiap perwakilan daerah juga mendapatkan kesempatan menyampaikan laporan pada penanggung jawab wilayah yang juga dirangkai dengan Rapat Kerja Daerah (RAKERDA) gabungan hingga sore hari.*/Ummu Ara