Training Parenting Mushida Sulsel Perkuat Wawasan Berumah Tangga

BONE (Hidayatullah.or.id) — Departemen Sosial Pengurus Wilayah Muslimat Hidayatullah (PW Mushida) Sulawesi Selatan didukung Laznas BMH menyelenggarakan Training Parenting Jenjang I digelar di Bone, 28-29 Dzulqaidah 1443 (27-28/6/2022).

Ketua Pengurus Pusat Muslimat Hidayatullah Ustz Hani Akbar berharap training dengan tema “Mencetak Ibu dan Istri yang Memiliki Wawasan Benar dalam Berumah Tangga ” dapat memenuhi kebutuhan pemahaman kader dalam berumah tangga.

“Agar para pengurus dan ibu bisa kuat dan cerdas dalam menyiapakan generasi pelanjut,” katanya.

Kegiatan tersebut diikuti oleh 53 kader Muslimat Hidayatullah. Sambil menukil Al Quran surah An Nisa ayat 9, Hani menambahkan pelatihan juga sebagai penguatan pemahaman jatidiri organisasi dan tambahan spirit kelembangan.

“Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan di belakang mereka anak-anak yang lemah, yang merekakhawatir terhadap (kesejahteraan) mereka. Oleh sebab itu hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar”

Ketua DPD Hidayatullah Bone Ust Burhanuddi SAg MPdi bersyukur atas terselenggaranya kegiatan pelatihan parenting ini, “Sebab kegiatan seperti ini akan membantu tugas suami dalam melahirkan rumahku syurgaku, jika istri telah sholehah, dan ibu yang cerdas maka rumah akan menjadi syurga buat keluarga,” ujarnya.

Kepala Departemen Sosial PW Mushida Sulsel Afiah Amiruddin menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar besarnya kepada para instruktur yang luar biasa yang telah menyampaian 6 materi parenting kepada para peserta.

Juga apresiasi kepad PD Mushida Bone yang telah berbesar hati mengambil lelang program besar ini.

“Insya Allah akan diadakan kembali training larenting 2 sebagai materi lanjutannya, Yang mana materinya akan lebih dahsyat lagi,” ucapnya.

Pada kesempatan sama Ketua DPW Hidayatullah Sulsel, Ust Nasri Bukhari juga berkesempatan hadir memberi taushiyah sekaligus menutup kegiatan Training Parenting angkatan 1.

Ust Nashri menjelaskan, semakin banyak kita bicara, maka harus juga semakin tinggi ilmu dan pengalaman. “Ilmu parenting ini bisa berkelanjutan dan bermanfaat jika ilmu yang kita dapat diaplikasi dan dibagi kepadaa yang lain,” tandas Nasri.*/Humas Hidayatullah Sulsel