Rakornas Kesekretariatan untuk Tertib Administrasi

JAKARTA (Hidayatullah.or.id) — Bidang Kesekretariatan Dewan Pengurus Pusat (DPP) Hidayatullah menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kesekretariatan yang diselenggarakan selama 3 hari dibuka pada Selasa (20/4/2021).

Dalam sambutannya membuka acara yang digelar secara virtual ini, Sekretaris Jenderal DPP Hidayatullah Ir Candra Kurnianto, mengatakan, fungsi dan peran kesekretariatan penting untuk selalu disegar-segarkan agar kegiatan organisasi dapat berjalan dengan baik.

“Rakor ini selain sebagai ajang konsolidasi, juga untuk pemantapan koordinasi kaitannya dengan peran vital kesekretariatan,” kata Candra.

Dia melanjutkan, sistem kesekretariatan organisasi sejauh ini meski telah mengalami kemajuan yang baik, namun menurutnya masih perlu untuk terus dikuatkan pada semua level struktural.

Apalagi, terang dia, kesekretariatan menjadi unit dalam organisasi yang berfungsi melayani kebutuhan data maupun informasi seluruh unit-unit lain terkait dengan urusan administrasi.

“Sehingga terkait administrasi dan pendataan ini memang sangat penting sekali, bukan saja bagi kantor pusat tapi juga wilayah dan bahkan hingga unit terkecil di bawahnya,” imbuhnya.

Dia mengimbuhkan, data atau sistem pendataan yang baik tidak saja penting dalam dunia bisnis, bahkan ia sudah menjadi bagian yang tak terpisahkan bagi kepentingan berbagai institusi termasuk organisasi untuk melakukan pengukuran dan pengambilan keputusan.

“Siapa pun yang menguasai big data akan menjadi pemenang,” katanya memungkasi, menukil sebuah adagium populer mengenai pentingnya basis data.

Acara rakornas ini dihadiri oleh sejumlah narasumber diantaranya Wakil Sekretaris Jenderal I Abdul Ghaffar Hadi, Ketua Biro Humas DPP Hidayatullah Mahladi Murni, Kepala Kantor DPP Hidayatullah Saihul Islam dan Bakamka Pusat Dakwah Hidayatullah Ir Muhammad Musyafir .

Rakornas Kesekretariatan yang digelar selama 3 hari ini dilakukan secara online dipesertai Sekretaris Wilayah Hidayatullah se-Indonesia dibagi dalam format pemetaan cluster wilayah Indonesia Barat, Tengah, dan Timur untuk memaksimalkan kegiatan dan penyesuaian waktu. (ybh/hio)