Murid SD Hidayatullah Timika Harumkan Indonesia di Vietnam

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Hidayatullah.or.id – Pelajar SD Integral Hidayatullah Timika Papua mengharumkan nama bangsa Indonesia khususunya Kabupaten Mimika bersama dengan utusan dari Indonesia lainnya di ajang kompetisi Matematika Internasional dalam Final Round World Mathematics Invitational (WMI) di Vietnam, tanggal 15-17 Juli 2017.

Direktur Lembaga Pendidikan Hidayatullah Timika Ustad Abdul Syakir, S.Pd.I, mengatakan rombongan peserta kompetisi ini berangkat dari Timika, Papua, pada Kamis (13/7) lalu terdiri dari 6 orang siswa, 1 orang guru pendamping dan 2 orang tua murid.

“Kami sangat bangga dengan apa yang telah diraih oleh anak-anak didik kami ini, karena mereka telah mengharumkan nama bangsa dan negara khususnya Kabupaten Mimika di Vietnam,” katanya dikutip Timika Express.

Dalam ajang tersebut SD Integral Hidatullah Timika berhasil mempersembahkan 4 medali perak, 1 medali perunggu dan 1 penghargaan yang disetai sertifikat penghargaan.

“Suatu kebanggaan bagi kami khususnya SD Integral Hidayatullah Timika, yang mampu bersaing dengan 10 negara yang ikut berpartisipasi dalam ajang tersebut,” kata Syakir.

Syakir berharap pemerintah daerah bisa memberikan sumbangsih ataupun dukungan moril khususnya bagi anak-anak ini, agar mereka tetap semangat dalam berkompetisi di -level yang lebih tinggi lagi nantinya.

Ia menambahkan, seluruh pembiayaan akomodasi dan transportasi rombongan Hidayatullah ke Vietnam murni dari orang tua dan sekolah.

Karenanya ia berharap kepada pemerintah kiranya dapat membantu sekolah pada even-even Internasional yang akan datang karena akan membawa nama Kabupaten Mimika di kancah Internasional.

“SD Integral Hidayatullah akan mempersiapkan anak didik, untuk berkompetisi di ajang Olimpiade Saint dan Matematika yang akan diselenggarkan oleh Surya Institute di Bangkok Thailand pada bulan September mendatang,” paparnya.

Sementara itu, guru pendamping SD Hidayatullah, Ustad Muammar mengatakan, dalam kompetisi tersebut negara Iran berhasil merebut medali terbanyak yang membawa mereka keluar sebagai juara umum.

Sedangkan Indonesia hanya bisa meraih 5 besar dari negara peraih medali terbanyak di atas Amerika Serikat, Malaysia dan Singapura.

“Keberadaan anak-anak SD Hidayatullah Timika di Vietnam, bagi saya adalah suatu kehormatan bagi kami yang dapat mewakili Indonesia, Papua, maupun Kabupaten Mimika, di ajang Internasional,” katanya.

Sedangkan, Nowo Putro mewakili salah satu orang tua siswa dari Zaki Irsyada Putra, menyampaikan terima kasih yang tak terhingga kepada pihak sekolah, komite, dan semua pihak yang telah memberikan fasilitas dan bimbingan pada anak-anak sehingga dapat berkompetisi di ajang WMI di Vietnam.

“Kiranya kedepannya kami berharap kepada sekolah untuk tetap membimbing anak-anak kami untuk mencapai yang lebih baik lagi di even-even yang lain. Karena dengan bimbingan dari sekolah kami yakin anak-anak kami akan meraih hasil yang terbaik,” jelasnya.

WMI yang diselenggarakan di kota Ho Chi Minh Vietnam, 14 – 18 Juli 2017 ini, diikuti siswa dari berbagai Negara, termasuk Indonesia. Dalam ajang itu, tim Indonesia berhasil meraih 35 emas, 82 perak, dan 91 perunggu

Adapun nama-nama murid SD Integral Hidayatullah Timika yang ikut Kompetisi di Vietnam:

Khalilul Fathir Munandar (kelas 4)
Muh. Abid Ilham (kelas 3)
Azisah Fibriana Putri (kelas 3)
Maraja Puang Latonra (kelas 4)
Chairiil Iriansyah (kelas 4
Zaki Irsyada Putra (kelas 4)

Subscribe

Masukkan alamat email pada kolom bawah ini untuk mendapatkan pembaharuan artikel terkini www.Hidayatullah.or.id langsung di email Anda.